Kecaman Menteri Komdigi dan Klarifikasi Bigmo
Sementara itu, kasus ini memicu reaksi keras dari pemerintah pusat. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa praktik eksploitasi anak untuk produk dewasa merupakan tindakan yang melanggar aturan.
“Anak-anak harus dilindungi dari segala bentuk eksploitasi di ruang digital. Konten yang melibatkan anak untuk mempromosikan produk vape jelas bertentangan dengan semangat perlindungan anak dan tidak sepatutnya mendapat ruang di platform digital,” kata Meutya dalam keterangannya, Minggu (2/8).
Sadar akan kegaduhan publik yang timbul, Bigmo akhirnya merilis video permintaan maaf terbuka melalui kanal YouTube miliknya, Niceguymo.




