Melirik potensi regional, Oki optimistis kawasan ASEAN akan menjadi episentrum perburuan modal hijau dunia. Kawasan Asia Tenggara kini menggenggam porsi hingga 50 persen dari total pertumbuhan permintaan energi global karena stabilitas politik dan pasarnya yang gemuk.
“ASEAN menjadi kawasan yang menarik bagi investasi karena memiliki pasar yang besar, pertumbuhan permintaan energi yang kuat, serta kondisi yang relatif stabil. Dukungan regulator dan para pemangku kepentingan juga menjadi faktor penting dalam menjaga arus investasi ke kawasan ini,” pungkas Oki. (*)





