Merujuk data BPS terbaru, jumlah IKM di tanah air menyentuh 4,43 juta unit usaha atau menguasai 99,79 persen dari total populasi industri nasional.
Baca Juga: Tembus Pasar Global, Produk Kriya IKM Binaan Kemenperin Sabet Penghargaan di Hong Kong
“Pada triwulan I tahun 2026, IKM memberikan kontribusi sebesar 21,71 persen terhadap output industri nasional dan menyerap lebih dari 13 juta tenaga kerja. Artinya, penguatan IKM sama dengan memperkuat fondasi ekonomi bangsa,” jelas Reni Yanita usai meneken MoU bersama Direktur MR.DIY, Rika Juniaty Tanzil.
Buka Akses 37 Provinsi Melalui Kurasi Ketat
Paket kerja sama ini mencakup komoditas yang sangat luas, mulai dari perlengkapan rumah tangga, perkakas, elektronik, alat tulis, perhiasan, kosmetik, hingga aksesoris gawai dan otomotif.
Produk-produk ini nantinya akan dipasok ke jaringan toko MR.DIY yang kini telah menggurita di 37 provinsi di Indonesia.
Manajemen MR.DIY menyambut positif kolaborasi ini untuk memperkuat rantai pasok lokal mereka. Komitmen ini diharapkan mampu menaikkan kelas perajin daerah melalui standardisasi kualitas yang ketat.
Baca Juga: Tembus 1.500 Pelaku Usaha, Kemenperin Kebut Kemitraan Maklon IKM Kosmetik
“Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mendukung pemberdayaan pelaku usaha lokal serta pengembangan produk lokal berkualitas. Saat ini hampir 300 pemasok lokal, termasuk pelaku IKM, telah menjadi bagian dari jaringan pemasok ritel MR.DIY,” ungkap Rika Juniaty Tanzil.
Untuk memuluskan target tersebut, Sekretaris Ditjen IKMA, Yedi Sabaryadi, menyebut pihaknya segera menggelar program konkret di lapangan.





