URBANCITY.CO.ID — Akselerasi gaya hidup masyarakat perkotaan yang bertumpu pada konektivitas cepat, gawai pintar, dan mobilitas ramah lingkungan menuntut ketersediaan infrastruktur teknologi mutakhir.
Merespons tren tersebut, Indonesia dan India resmi memperkuat aliansi strategis di sektor industri masa depan, mencakup ekosistem kendaraan listrik (EV) hingga transformasi digital komprehensif.
Kedua raksasa ekonomi dengan pasar domestik yang masif ini mengonsolidasikan rantai pasok Indo-Pasifik melalui pertemuan bilateral Wakil Menteri Perindustrian RI Faisol Riza dan Menteri Negara Perindustrian dan Perdagangan India Jitin Prasada di sela agenda 10th BRICS Industry Ministers’ Meeting di Jaipur, India.
Integrasi kapasitas manufaktur kedua negara membuka peluang ekspansi bisnis dan adopsi teknologi tinggi bernilai tambah besar.
Baca Juga: BRIN Kembangkan Teknologi Nuklir & AI: Investasi Masa Depan
“Kami berharap pertemuan ini dapat semakin mempererat hubungan kedua negara sekaligus membuka peluang kolaborasi industri yang lebih konkret, implementatif, dan saling menguntungkan,” ujar Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza dalam agenda bilateral meeting dengan pemerintah India, di Jaipur pekan lalu.
Sinergi Bilateral Membuka Ruang Investasi Strategis
Pertemuan tingkat menteri ini mengonfirmasi kelanjutan visi strategis para pemimpin kedua negara pascakunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke New Delhi pada Republic Day 2025 serta kunjungan balasan PM Narendra Modi ke Jakarta pada Juli 2026.




