URBANCITY.CO.ID — Gaya hidup mandiri secara finansial (financial freedom) kini menjadi magnet utama bagi kalangan muda perkotaan.
Menjawab tren tersebut, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengajak mahasiswa memutar haluan dari sekadar pemburu gaji (job seeker) menjadi pemilik aset dan pencipta lapangan kerja (job creator).
Saat menyampaikan orasi ilmiah di Universitas Sumatera Utara (USU), Kamis (20/8), Menteri Maman menyoroti dinamika pasar tenaga kerja nasional.
Struktur ketenagakerjaan saat ini mencatat sekitar 7,2 juta pengangguran dan 85,3 juta pekerja di sektor informal.
Generasi muda urban perlu melihat realitas ini bukan sebagai hambatan, melainkan celah pasar untuk melahirkan inovasi bisnis yang bernilai tambah tinggi.
Menteri Maman menegaskan bahwa tolok ukur kesuksesan lulusan perguruan tinggi kini bergeser ke arah penciptaan nilai ekonomi riil.
“Masih sangat jarang yang berpikir, bagaimana caranya saya lulus cepat, setelah itu saya menjadi pencipta pekerja atau entrepreneur,” kata Menteri Maman.
Ubah Mindset: Karier Wirausaha Jadi Investasi Masa Depan
Baca Juga: Genjot Ekonomi, Wamendag Roro Esti Pacu Bisnis Waralaba dan Wirausaha Muda
Membangun bisnis sejak dini menawarkan imbal hasil investasi jangka panjang yang sangat prospektif bagi portofolio karier anak muda.
Ketika ekosistem wirausaha berkembang pesat, roda perputaran modal bergerak lebih kencang dan membuka keran likuiditas ekonomi nasional.




