Transformasi finansial yang positif ini berjalan beriringan dengan perbaikan tata kelola layanan di lapangan.
Manajemen konsisten menerapkan budaya kerja “3 Jaga” (Jaga Diri, Jaga Alat, Jaga Lingkungan) serta Ferizyan Habits yang bertumpu pada asas Zero Fraud, efektivitas anggaran, serta keselamatan pelayaran (safety excellence).
Baca Juga: Dukung Logistik Digital, ASDP Gandeng ALDEI Perkuat Konektivitas Maritim Nasional
Platform Ferizy Tembus 4,2 Juta Pengguna Digital
Akselerasi bisnis ASDP juga dipicu oleh masifnya digitalisasi penyeberangan melalui platform tiket daring, Ferizy.
Langkah modifikasi layanan ini sukses mengurai kemacetan klasiknya pelabuhan pradigital dan mengubah perilaku konsumen menjadi lebih tertata serta berbasis data.
Hingga 19 Mei 2026, ekosistem digital Ferizy telah memikat 4,2 juta pengguna terdaftar. Layanan modern ini sekarang telah berhasil diekspansi ke 62 pelabuhan di seluruh Indonesia, yang mencakup 36 pelabuhan kelolaan mandiri ASDP dan 26 pelabuhan milik mitra non-ASDP.
“Melalui pelayanan yang berintegritas, transformasi berkelanjutan, dan semangat melayani sepenuh hati, ASDP akan terus bergerak bersama masyarakat untuk menjaga konektivitas, memperkuat persatuan, dan merawat masa depan Indonesia,” pungkas Heru Widodo. (*)






