“Sesuai arahan Presiden Prabowo untuk menumbuhkan pengusaha daerah agar pemerataan perekonomian dapat tumbuh di seluruh wilayah Indonesia dan menciptakan orang kaya baru dengan berdoa dan bekerja keras. Saya berharap dengan melihat video Angga dan Wawan mudah-mudahan lahir pengusaha-pengusaha baru di Indonesia dengan cara yang benar,” ujar Menteri Ara.
Sinergi perbankan mempercepat penyerapan likuiditas pasar, khususnya bagi masyarakat yang membidik rumah tapak maupun pelaku rantai pasok material.
“Pertama kali ada KUR Perumahan dan bank yang paling banyak menyerap adalah Bank BRI. Terima kasih kepada BRI yang sudah bekerja keras untuk KUR Perumahan ini,” ujar Menteri Ara.
Peluang Cuan Ekosistem Konstruksi Tanpa Agunan Tambahan
Baca Juga: Pemerintah Pastikan Tambah KUR Perumahan, Bos BTN: Saya Happy
Bagi kalangan profesional muda dan pekerja sektor informal perkotaan, program ini menawarkan opsi pembiayaan hingga Rp100 juta tanpa agunan dengan bunga kompetitif mulai 0,5 persen per bulan.
Skema likuid ini memberikan fleksibilitas tinggi bagi pemilik lahan untuk membangun maupun merenovasi hunian tinggal menjadi ruang kerja produktif.
Tak hanya menguntungkan pembeli rumah pertama, KUR Perumahan mentransformasi pelaku usaha mikro, kontraktor lokal, serta toko material menjadi pemain rantai pasok yang solid.
Sektor riil bergerak dinamis seiring antusiasme pengunjung yang mencatatkan nilai transaksi pembiayaan hingga Rp22,5 miliar selama tiga hari gelaran acara.
Baca Juga: Menteri Maman Dorong UMKM NTT Optimalkan KUR untuk Perkuat Ekonomi Labuan Bajo




