Baca Juga: Genap 61 Tahun, PGN Fokus Transformasi Energi dan Ekspansi LNG Hub
Fajriyah menambahkan bahwa manajemen akan tetap konsisten mengawal kebijakan dividen ini secara terukur, tanpa mengorbankan fleksibilitas anggaran operasional dalam menggarap proyek-proyek strategis baru.
Sasar Peluang Emas Gas Bumi sebagai Energi Transisi
Manajemen PGN optimistis prospek bisnis gas bumi domestik dalam jangka panjang masih membukukan rapor cerah.
Hal ini didorong oleh lonjakan konsumsi energi nasional serta posisi strategis gas bumi yang kini diandalkan sebagai jembatan utama transisi energi bersih di Indonesia.
Untuk mempertahankan dominasi pasar, PGN terus memperkuat keandalan operasionalnya melalui integrasi portofolio gas berbasis jaringan pipa dan infrastruktur Liquefied Natural Gas (LNG) secara adaptif di berbagai wilayah.
Baca Juga: PGN Raih Sertifikasi ISO 55001, Kelola 33 Ribu KM Pipa Gas dengan Standar Internasional
“Ke depan, PGN akan terus menjalankan strategi pertumbuhan secara prudent dengan tetap menerapkan disiplin keuangan dan penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham,” tegas Fajriyah.
Selain menyepakati pembagian dividen bernilai triliunan rupiah, RUPST PGN tahun ini juga mengetok palu persetujuan untuk sejumlah agenda penting lainnya, mulai dari perubahan struktur anggaran dasar emiten, penunjukan auditor independen, hingga rencana pematangan tata kelola perusahaan (good corporate governance). (*)










