Pendekatan ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, transparan, dan berkelanjutan.
Baca juga: Kemenperin dan Danareksa Perkuat Pengelolaan Kawasan Industri untuk Percepat Hilirisasi Nasional
Dengan tata kelola yang tepat, kekayaan energi di perairan Tanimbar ini akan menjadi instrumen efektif dalam mendongkrak kemakmuran yang merata bagi seluruh bangsa.
“Para investor harus untung. Sekali lagi, sebagai bangsa yang punya harga diri dan kehormatan, kita malu kalau mitra kita tidak puas, kalau mitra kita rugi, kalau mitra kita tidak bahagia. Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita,” ujar Prabowo.
Akselerasi Hilirisasi Menuju Industrialisasi
Keberadaan LNG Abadi Masela menjadi pemantik utama bagi percepatan program hilirisasi.
Pemerintah selama ini mendorong hilirisasi untuk menciptakan nilai tambah komoditas di dalam negeri.
Energi yang dihasilkan dari proyek ini nantinya akan menyokong kebutuhan sektor industri nasional secara massif.
Bahkan, menurunkan biaya produksi, sekaligus meningkatkan daya saing produk manufaktur Indonesia di pasar global.
Baca juga: Akselerasi Hilirisasi Pertanian: Lahan 870 Ribu Hektare Siap Buka Lapangan Kerja Baru
Transformasi ekonomi yang sedang berlangsung ini menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai pusat kebijakan, bukan sebaliknya.
Ke depan, proyek ini akan terus memacu laju industrialisasi yang solid, efisien, dan ramah bagi pertumbuhan ekonomi nasional dalam jangka panjang.
Presiden Prabowo kembali menegaskan bawah ekonomi, pembangunan, transformasi, hilirisasi, dan industrialisasi harus secepatnya membawa kemakmuran untuk sebanyak-banyaknya rakyat Indonesia.




