URBANCITY.CO.ID – Dinamika geopolitik global yang kian membara terbukti gagal mengerem laju ekspansi PT Pertamina Internasional EP (PIEP).
Anak usaha PT Pertamina (Persero) yang menjadi ujung tombak perburuan minyak di luar negeri ini justru mencatatkan rapor hijau.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Jakarta, Jumat (5/6/2026), PIEP memamerkan otot kinerjanya yang melesat melampaui target.
Sepanjang tahun lalu, realisasi indikator kinerja utama (Key Performance Indicator/KPI) perusahaan bertengger di angka 109,13 persen.
Angka ini menjadi bukti ketangguhan PIEP dalam menakhodai portofolio bisnis global mereka yang kini menggurita di 10 negara dan tersebar di empat benua.
Baca juga: Sinergi Industri-Akademisi, PIEP Dorong Penerapan Sustainability Bareng SPE UI
Direktur Utama PIEP, Syamsu Yudha, menegaskan bahwa capaian manis ini merupakan modal kuat korporasi untuk menghadapi ketidakpastian global di masa depan.
“Kinerja 2025 menjadi bukti bahwa kami berada pada jalur yang tepat untuk melangkah lebih jauh dan berkontribusi lebih besar bagi energi nasional,” ujarnya.
Menyedot Berkah dari Sumur Irak
Moncernya raihan PIEP disokong penuh oleh meroketnya sektor operasional. Produksi minyak mentah mereka melambung hingga 108 persen di atas target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).
Pasokan terbesar diklaim datang dari performa impresif ladang minyak mereka di Irak serta beberapa blok internasional lainnya.
Baca juga: PIEP Sabet Penghargaan Global di India Lewat Program CSR untuk Kelompok Rentan




