<strong>URBANCITY.CO.ID</strong> – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mempercepat transformasi teknologi di sektor industri melalui pengembangan pesawat nirawak atau drone. Tak lagi sekadar hobi, teknologi ini kini menjadi tulang punggung efisiensi di berbagai sektor strategis seperti pertanian, pertambangan, hingga logistik nasional. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa pemanfaatan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) telah menjadi layanan krusial yang mampu menghasilkan pemetaan akurat bagi pengawasan lapangan. Menurutnya, pemanfaatan Unmanned Aerial Vehicle melalui drone ini sekarang jadi layanan yang begitu penting, yang dipakai oleh industri di bidang pertanian, perkebunan, kehutanan, pertambangan, pembangkit energi, dan berbagai sektor lainnya yang dapat mengefisiensikan produksi dan pengawasan di lapangan. <strong>Baca Juga: <a href="https://urbancity.co.id/permudah-sertifikasi-tkdn-kemenperin-dampingi-ikm-di-ntb/">Permudah Sertifikasi TKDN, Kemenperin Dampingi IKM di NTB</a></strong> "Teknologi canggih ini dapat menghasilkan pemetaan yang akurat,” kata Agus Gumiwang dalam keterangannya, Senin, 23 Februari 2026. <strong>Ekosistem IKM Drone Menembus Pasar Global</strong> Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) mencatat saat ini terdapat 24 IKM layanan teknologi drone yang berada di bawah pendampingan pemerintah. Direktur Jenderal IKMA, Reni Yanita, menyebut pihaknya fokus pada peningkatan kapasitas internal, sertifikasi TKDN, hingga pembukaan akses pasar internasional. “Tercatat sebanyak 24 industri kecil dan industri menengah yang bergerak di layanan teknologi drone yang terus kami dampingi, baik dari sisi peningkatan kapasitas internal perusahaan, sampai pembukaan akses pasar dan pengembangan produk,” ungkap Reni.<!--nextpage--> Reni menambahkan, sejumlah IKM binaan bahkan mulai merambah pasar negara-negara BRICS di Afrika Selatan dan terlibat dalam pengembangan produk Smart Spectrum. <strong>Baca Juga: <a href="https://urbancity.co.id/peluang-ikm-batik-rebut-pasar-seragam-haji-indonesia-terbuka-lebar/">Peluang IKM Batik Rebut Pasar Seragam Haji Indonesia Terbuka Lebar</a></strong> Melalui berbagai pameran internasional, startup lokal ini didorong menjadi penyedia solusi teknologi yang siap diimplementasikan langsung oleh masyarakat dan industri besar. <strong>Deretan Inovasi Drone Lokal yang Unjuk Gigi</strong> Inovasi yang dilahirkan oleh IKM lokal terbukti mampu bersaing dan menjawab kebutuhan spesifik di lapangan. Berikut beberapa perusahaan yang menjadi sorotan: <ol> <li>PT Inovasi Solusi Transportasi Indonesia (Frogs Indonesia): Sukses memproduksi drone penumpang (passenger drone), drone kargo, hingga varian penyemprot (spray drone) yang telah tersebar di 21 provinsi.</li> <li>PT Aerotek Global Inovasi (Beehive Drones): Menciptakan drone untuk polinasi perkebunan sawit serta misi pemadam kebakaran dengan kemampuan menjatuhkan bola pemadam secara presisi.</li> <li>PT Karya Solusi Angkasa: Fokus pada sektor pertanian dengan material karbon komposit yang tahan hujan ringan serta fitur keselamatan darurat.</li> <li>PT Inderaja Teknik Indonesia: Spesialis pemetaan geospasial yang mampu memetakan area bawah tanah dan terowongan (tunnel).</li> <li>CV AMX UAV Technologies: Menyediakan solusi manajemen pertanian untuk menghitung nutrisi tanah serta perencanaan kawasan tambang nikel dan pipa gas.</li> </ol> <strong>Baca Juga: <a href="https://urbancity.co.id/pacu-ikm-otomotif-seimbangkan-konvensional-dan-listrik/">Pacu IKM Otomotif, Seimbangkan Konvensional dan Listrik</a></strong> Direktur IKM LMEAA, Dini Hanggandari, menegaskan bahwa kemampuan IKM dalam memproduksi sistem canggih ini terus berkembang mengikuti dinamika pasar.<!--nextpage--> Melalui pendampingan berkelanjutan, diharapkan drone buatan anak bangsa dapat menguasai pasar domestik dan memperkuat kedaulatan teknologi nasional. (*)