Kementerian Perhubungan telah memberikan lampu hijau bagi dua maskapai, Garuda Indonesia dan Saudia Airlines, untuk mengoperasikan armada mereka.
Baca Juga: Menhub Dudy Purwagandhi: 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta, Arus Balik Tol Trans Jawa Melandai
Seluruh pesawat yang akan digunakan wajib melewati serangkaian pengawasan keselamatan yang ketat.
Mitigasi dan Ramp Check Pesawat
Untuk menjamin keselamatan penerbangan, Kemenhub menggencarkan pemeriksaan kelaikudaraan pesawat atau ramp check.
Langkah mitigasi ini juga mencakup kesiapan bandara embarkasi dan koordinasi dengan otoritas penerbangan internasional guna mengantisipasi gangguan teknis maupun faktor eksternal lainnya.
“Kami memastikan seluruh aspek keselamatan penerbangan terpenuhi, termasuk kelaikudaraan pesawat dan kesiapan operasional maskapai. Koordinasi dengan seluruh stakeholder juga terus diperkuat agar pelayanan kepada jemaah berjalan aman, lancar, dan tepat waktu,” jelas Menhub Dudy.
Keberangkatan kloter haji dijadwalkan akan terus berlangsung secara bertahap hingga Mei 2026.
Baca Juga: Menhub Dudy Pastikan Tiket Pesawat Lebaran 2026 Didiskon hingga 20 Persen
Melalui pemusatan layanan di Terminal 2F, pemerintah berharap kepadatan di terminal reguler dapat terurai, sekaligus memberikan ruang yang lebih memadai bagi para tamu Allah sebelum memulai perjalanan panjang menuju tanah suci. (*)






