URBANCITY.CO.ID – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono membidik kolaborasi strategis antara koperasi besar dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Dalam pembukaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-XV Koperasi Simpan Pinjam Tanaoba Lais Manekat (KSP TLM) Indonesia di Kupang, Sabtu malam, 25 April 2026, Ferry menyebut sinergi ini krusial untuk menggerakkan ekonomi dari pinggiran.
KSP TLM Indonesia dinilai memiliki kapasitas kelembagaan yang mumpuni untuk mendampingi operasional KDKMP, terutama di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Saat ini, tercatat ada 1.399 unit KDKMP yang tengah disiapkan di NTT untuk mendukung program strategis nasional.
“Capaian tersebut menunjukkan bahwa KSP TLM Indonesia bukan hanya tumbuh secara angka, tetapi juga tumbuh dalam kepercayaan anggota, tata kelola, dan kontribusi terhadap ekonomi masyarakat,” ujar Ferry Juliantono menanggapi pertumbuhan aset TLM yang menembus Rp1,38 triliun.
Baca Juga: Kemenkop Perkuat Koperasi Desa Merah Putih Lewat Sinergi Strategis dengan CDF Canada
Rantai Pasok Makan Bergizi Gratis
Ferry menjelaskan bahwa KDKMP tidak hanya akan berfungsi sebagai unit usaha desa, tetapi juga diproyeksikan menjadi penyuplai bahan baku bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Langkah ini dilakukan guna mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Untuk menunjang distribusi, Kementerian Koperasi bersama Pemerintah Daerah NTT berencana membangun pusat distribusi di tingkat kecamatan dan kabupaten.




