Baca Juga: Menpar Widiyanti Putri Siapkan Mitigasi Dampak Konflik Timur Tengah bagi Pariwisata RI
Transformasi Berbasis Kualitas
Widiyanti menekankan bahwa pembangunan Danau Toba harus menanggalkan paradigma kuantitas dan beralih ke orientasi kualitas serta keberlanjutan.
Ia memandang Danau Toba sebagai simbol transformasi pariwisata nasional yang harus menyeimbangkan kelestarian lingkungan dengan kesejahteraan warga lokal.
“Danau Toba adalah tentang bagaimana kita membangun destinasi yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dari sini, saya melihat optimisme bahwa dengan kerja bersama, kita dapat menghadirkan pariwisata Indonesia yang otentik dan berdampak,” ucap Menpar Widiyanti.
Langkah sinkronisasi ini diharapkan mampu menutup celah ego sektoral sehingga Danau Toba dapat bersaing sebagai destinasi kelas dunia yang tetap menjaga nilai-nilai otentisitas budayanya. (*)






