Sinergi ini diharapkan mampu mengurai tumpang tindih kepemilikan lahan yang selama ini menghambat proyek hunian vertikal maupun tapak.
Pengembangan 11 Kota Satelit
Selain pemetaan lahan, pemerintah tengah menggodok rencana pembangunan 11 kota satelit baru. Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan, Sri Haryati, menjelaskan bahwa konsep kota satelit ini tidak hanya berfokus pada berdirinya bangunan, tetapi juga penciptaan ekosistem berkelanjutan.
“Kajian awal yang disiapkan mencakup backlog perumahan, kesiapan sarana dan prasarana, kesesuaian tata ruang, hingga integrasi transportasi,” kata Sri.
Data tersebut menjadi landasan agar kota satelit yang dibangun benar-benar terhubung dengan pusat aktivitas ekonomi dan didukung oleh sarana transportasi publik yang memadai.
Baca Juga: Kawal Dana Bedah Rumah, Menteri PKP Maruarar Sirait Temui BPK Pastikan Transparansi
Melalui kolaborasi ini, pemerintah optimistis dapat menekan angka kekurangan hunian (backlog) sekaligus menghadirkan rumah yang layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah. (*)






