Menteri PKP Maruarar Sirait Pacu Standar Pengadaan Hunian Urban Berkualitas

Menteri PKP Maruarar Sirait tegaskan tata kelola pengadaan bersih pada forum LKPP di Jakarta.

URBANCITY.CO.ID – Kualitas fisik bangunan dan kepastian serah terima unit menjadi fondasi krusial bagi masyarakat urban modern dalam menentukan aset properti keluarga.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan komitmen Kementerian PKP untuk memperkuat tata kelola pengadaan barang/jasa pemerintah yang bebas dari korupsi, berkualitas, tepat sasaran, dan tepat waktu guna mendukung percepatan pelaksanaan program perumahan nasional.

Langkah strategis tersebut langsung memangkas risiko cacat konstruksi serta memastikan setiap rupiah belanja negara memberi imbal hasil aset yang maksimal bagi warga kota.

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Ara saat menjadi narasumber dalam Konsolidasi Next Level yang diselenggarakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Baca Juga: Menteri PKP Pacu Bedah Rumah di Rorotan Demi Mutu Hunian Urban

Kegiatan ini membahas dukungan strategi pengadaan untuk meningkatkan kualitas dan mempercepat penyelenggaraan program prioritas nasional melalui konsolidasi pengadaan, pengelolaan master produk katalog elektronik sektoral, dan transformasi pengadaan digital.

Transparansi data menciptakan kepastian bagi konsumen urban yang mendambakan kawasan permukiman sehat, terencana, serta berdaya saing tinggi.

Menteri Ara menyampaikan bahwa Kementerian PKP terbuka untuk mendukung penguatan tata kelola pengadaan melalui pemberian akses kepada LKPP terhadap data, informasi, prosedur, anggaran, hingga kondisi fisik pelaksanaan program di lingkungan Kementerian PKP.

“Kami sangat terbuka. Mulai hari ini, kami memberikan akses terhadap apa pun yang diperlukan, baik prosedur, data, anggaran, maupun kondisi fisik di lapangan. Kami ingin menjadikan Kementerian PKP sebagai tempat agar niat baik dalam memperbaiki pengadaan dapat dilaksanakan sepenuhnya,” ujar Menteri Ara.

Baca Juga: Menteri PKP Sebut BTN Sebagai Penyalur KPR Subsidi Terbanyak Hingga Juli 2026

Sinergi Sistem Menjamin Pertumbuhan Nilai Aset Properti

Efisiensi birokrasi dan ketepatan distribusi material konstruksi mempercepat realisasi kawasan permukiman tanpa mengorbankan mutu arsitektur modern.

Menurutnya, pengadaan yang baik harus berorientasi pada empat hal utama, yaitu bebas dari korupsi, menghasilkan output yang berkualitas, tepat sasaran, dan tepat waktu.

Untuk mewujudkan hal tersebut, regulasi perlu mendukung pelaksanaan program tanpa menciptakan hambatan birokrasi yang tidak diperlukan.

Baca Juga: Menteri PKP dan Mendagri Terbitkan SKB Percepatan Program Tiga Juta Rumah

Penerapan teknologi digital dan SDM profesional memitigasi potensi sengketa maupun keterlambatan proyek perumahan massal.

Menteri Ara juga menekankan pentingnya dukungan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, regulasi yang tepat, serta sistem teknologi informasi (TI) yang memadai.

Ketiga faktor tersebut menjadi fondasi untuk memastikan tata kelola pengadaan berjalan dengan baik dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pertumbuhan rantai pasok lokal ikut mengerek valuasi kawasan dan menggairahkan perekonomian sektor riil pendukung permukiman.

Baca Juga: Hadapi Dinamika Ekonomi, Menteri PKP Pertahankan Suku Bunga FLPP 5 Persen

Ia menambahkan bahwa ekosistem perumahan melibatkan banyak pihak, mulai dari pengembang, developer, kontraktor, toko bangunan, UMKM, perbankan, hingga masyarakat atau konsumen.

Oleh karena itu, tata kelola pengadaan yang baik menjadi salah satu faktor pendukung dalam memastikan pelaksanaan program perumahan berjalan efektif dan kebutuhan masyarakat terhadap hunian layak dapat terpenuhi.

Transformasi Belanja Negara Pacu Ekosistem Gaya Hidup Layak

Pengadaan modern menempatkan kepuasan penghuni dan keandalan utilitas hunian sebagai tolak ukur utama kinerja anggaran publik.

Baca Juga: Menteri PKP Maruarar Sirait Pastikan Hunian Senen Siap Tampung Warga Bantaran Rel

Dalam kesempatan tersebut, Kepala LKPP Sarah Sadiqa menegaskan bahwa pengadaan barang/jasa pemerintah tidak lagi sekadar menjadi proses pemilihan penyedia, tetapi merupakan instrumen strategis untuk meningkatkan efektivitas belanja negara dan mendukung pencapaian program prioritas nasional.

“Pengadaan barang/jasa pemerintah tidak lagi cukup dipahami sebagai proses untuk memilih penyedia. Pengadaan telah menjadi instrumen strategis negara,” ujar Sarah.

Katalog digital mutakhir menggaransi spesifikasi material bangunan memenuhi standar keamanan gempa, kenyamanan visual, serta ketahanan iklim tropis.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah perlu membangun strategi belanja yang lebih efektif dengan mempertimbangkan kebutuhan, informasi pasar, serta kualitas barang dan jasa yang dihasilkan.

Baca Juga: Kuasai 84 Persen Pasar Syariah, Menteri PKP Apresiasi Kinerja KPR Subsidi BSN

Upaya tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan pengadaan yang transparan, kompetitif, dan akuntabel.

Digitalisasi proses tender melalui e-katalog memangkas perantara gelap sehingga developer fokus menyajikan karya rancang bangun terbaik bagi warga kota.

Konsolidasi Next Level turut membahas penguatan konsolidasi pengadaan untuk menetapkan strategi belanja yang tepat, pengelolaan master produk untuk menjaga standar dan informasi produk dalam katalog elektronik sektoral, serta transformasi pengadaan digital melalui penguatan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE).

Kolaborasi Strategis Hadirkan Hunian Terintegrasi Cerdas

Baca Juga: Menteri PKP Maruarar Sirait Bakal Wajibkan Program Satu Rumah Satu Pohon

Integrasi antar-lembaga negara memberi jaminan rasa aman bagi kelas pekerja urban dalam mencicil hunian jangka panjang.

Melalui penguatan koordinasi antara Kementerian PKP dan LKPP, diharapkan tata kelola pengadaan dapat semakin mendukung pelaksanaan program prioritas perumahan secara efektif, transparan, dan akuntabel sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.

Kemitraan lintas pemangku kepentingan mempercepat penyediaan sarana transportasi, jaringan digital, dan fasilitas komunitas di sekitar kantong perumahan baru.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Jenderal Teknologi Pemerintah Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Mira Tayyiba, Sekretaris Jenderal Kementerian PKP, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan, Direktur Jenderal Kawasan Permukiman, jajaran pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama LKPP, sekretaris daerah pemerintah provinsi, serta Direktur Enterprise & Business Services Telkom Indonesia Veranita Yosephine.

Related Posts

Add New Playlist

news-1701

yakinjp

yakinjp

maujp

MAUJP

MAUJP

MAUJP

article 48666670301

article 48666670302

article 48666670303

article 48666670304

article 48666670305

article 48666670306

article 48666670307

article 48666670308

article 48666670309

article 48666670310

article 48666670311

article 48666670312

article 48666670313

article 48666670314

article 48666670315

article 48666670316

article 48666670317

article 48666670318

article 48666670319

article 48666670320

article 48666670321

article 48666670322

article 48666670323

article 48666670324

article 48666670325

article 48666670326

article 48666670327

article 48666670328

article 48666670329

article 48666670330

article 48666670331

article 48666670332

article 48666670333

article 48666670334

article 48666670335

article 48666670336

article 48666670337

article 48666670338

article 48666670339

article 48666670340

article 48666670341

article 48666670342

article 48666670343

article 48666670344

article 48666670345

article 48666670346

article 48666670347

article 48666670348

article 48666670349

article 48666670350

article 48666670351

article 48666670352

article 48666670353

article 48666670354

article 48666670355

article 48666670356

article 48666670357

article 48666670358

article 48666670359

article 48666670360

noticias 000000031

noticias 000000032

noticias 000000033

noticias 000000034

noticias 000000035

noticias 000000036

noticias 000000037

noticias 000000038

noticias 000000039

noticias 000000040

noticias 000000041

noticias 000000042

noticias 000000043

noticias 000000044

noticias 000000045

noticias 000000046

noticias 000000047

noticias 000000048

noticias 000000049

noticias 000000050

noticias 000000051

noticias 000000052

noticias 000000053

noticias 000000054

noticias 000000055

noticias 000000056

noticias 000000057

noticias 000000058

noticias 000000059

noticias 000000060

noticias 000000061

noticias 000000062

noticias 000000063

noticias 000000064

noticias 000000065

noticias 000000066

noticias 000000067

noticias 000000068

noticias 000000069

noticias 000000070

noticias 000000071

noticias 000000072

noticias 000000073

noticias 000000074

noticias 000000075

noticias 000000076

noticias 000000077

noticias 000000078

noticias 000000079

noticias 000000080

noticias 000000081

noticias 000000082

noticias 000000083

noticias 000000084

noticias 000000085

noticias 000000086

noticias 000000087

noticias 000000088

noticias 000000089

noticias 000000090

noticias 000000091

noticias 000000092

noticias 000000093

noticias 000000094

noticias 000000095

noticias 000000096

noticias 000000097

noticias 000000098

noticias 000000099

noticias 000000100

noticias 000000101

noticias 000000102

noticias 000000103

noticias 000000104

noticias 000000105

noticias 000000106

noticias 000000107

noticias 000000108

noticias 000000109

noticias 000000110

noticias 000000111

noticias 000000112

noticias 000000113

noticias 000000114

noticias 000000115

noticias 000000116

noticias 000000117

noticias 000000118

noticias 000000119

noticias 000000120

komunitas praya menyoroti perubahan pembahasan putaran gratis mahjong ways

selong tren diskusi mahjong wins tengah munculnya game digital baru

kreator konten tanjung mengangkat cerita perkembangan mahjong ways media sosial

sumbawa besar membahas tiga elemen visual mahjong wins 3 ubin emas naga scatter

komunitas digital semarang menelaah pengaruh animasi terhadap identitas game mahjong modern

yogyakarta menjadi sorotan diskusi perpaduan tradisi asia teknologi game

pengamat surabaya mengulas perubahan gaya ilustrasi seri mahjong digital

makassar membahas peran komunitas online menyebarkan tren konten mahjong

medan hingga palembang perbedaan perspektif penggemar terhadap visual mahjong ways

denpasar menyoroti perkembangan narasi budaya asia desain game mahjong kontemporer

sweet bonanza kabupaten pangkajene kepulauan mengenal mekanisme fitur putaran gratis

gates of olympus kabupaten muara enim perpaduan kisah mitologi teknologi animasi modern

lucky neko kota langsa cara simbol tradisional menyesuaikan diri selera generasi digital

wild bandito mahjong ways kabupaten garut perbandingan dua karakter visual berbeda

warga kabupaten lebak mengkaji cara membedakan klaim permainan informasi memiliki bukti

mahjong wins kota tanjungbalai menelaah fungsi simbol membentuk pengalaman visual

mengapa efek cahaya sering muncul fitur bonus pengamatan kabupaten tapanuli utara

lucky neko kabupaten hulu sungai selatan kombinasi karakter animasi ornamen bernuansa emas

gates of olympus kabupaten aceh besar memahami konsep peluang tanpa bergantung ramalan

sweet bonanza kota gorontalo menelusuri peran desain ceria membentuk identitas game

wild bandito kabupaten halmahera utara eksplorasi tema petualangan format interaktif

mahjong pgsoft kabupaten musi banyuasin perubahan pengalaman pengguna saat bermain melalui layar ponsel

princess starlight kota palangka raya mengulas fungsi cahaya elemen penceritaan

lucky neko sweet bonanza perbedaan pendekatan warna membangun identitas desain

warga kabupaten ende menelusuri pengaruh cerita budaya terhadap pembentukan karakter game digital

mengapa pemain lebih mudah mengingat kemenangan besar penjelasan bias ingatan kota madiun

bukan hanya hiburan warga kabupaten bekasi membahas pentingnya memahami batas pengeluaran digital

mahjong ways kabupaten magetan contoh memahami fenomena ilusi pola hasil acak

gates of olympus kota pagar alam menguraikan kesalahpahaman prediksi hasil permainan

warga kabupaten flores timur mengamati pengaruh notifikasi terhadap perhatian pengguna ponsel

sweet bonanza kota sukabumi membahas perbedaan ekspektasi pengguna peluang

wild bandito mahjong wins mengapa perbedaan desain bisa menarik kelompok pengguna beragam

lucky neko kabupaten tanah laut mengkaji simbol keberuntungan perspektif lintas budaya

literasi digital kabupaten sumbawa memahami rtp agar tidak terjebak penafsiran keliru

princess starlight kota tegal menelaah kontribusi tokoh pengalaman hiburan interaktif

article 88666670351

article 88666670352

article 88666670353

article 88666670354

article 88666670355

article 88666670356

article 88666670357

article 88666670358

article 88666670359

article 88666670360

article 88666670361

article 88666670362

article 88666670363

article 88666670364

article 88666670365

article 88666670366

article 88666670367

article 88666670368

article 88666670369

article 88666670370

informasi terbaru kabupaten belu 00000021

informasi terbaru kabupaten belu 00000022

informasi terbaru kabupaten belu 00000023

informasi terbaru kabupaten belu 00000024

informasi terbaru kabupaten belu 00000025

informasi terbaru kabupaten belu 00000026

informasi terbaru kabupaten belu 00000027

informasi terbaru kabupaten belu 00000028

informasi terbaru kabupaten belu 00000029

informasi terbaru kabupaten belu 00000030

informasi terbaru kabupaten belu 00000031

informasi terbaru kabupaten belu 00000032

informasi terbaru kabupaten belu 00000033

informasi terbaru kabupaten belu 00000034

informasi terbaru kabupaten belu 00000035

informasi terbaru kabupaten belu 00000036

informasi terbaru kabupaten belu 00000037

informasi terbaru kabupaten belu 00000038

informasi terbaru kabupaten belu 00000039

informasi terbaru kabupaten belu 00000040

informasi terbaru kabupaten belu 00000041

informasi terbaru kabupaten belu 00000042

informasi terbaru kabupaten belu 00000043

informasi terbaru kabupaten belu 00000044

informasi terbaru kabupaten belu 00000045

informasi terbaru kabupaten belu 00000046

informasi terbaru kabupaten belu 00000047

informasi terbaru kabupaten belu 00000048

informasi terbaru kabupaten belu 00000049

informasi terbaru kabupaten belu 00000050

informasi terbaru kabupaten belu 00000051

informasi terbaru kabupaten belu 00000052

informasi terbaru kabupaten belu 00000053

informasi terbaru kabupaten belu 00000054

informasi terbaru kabupaten belu 00000055

informasi terbaru kabupaten belu 00000056

informasi terbaru kabupaten belu 00000057

informasi terbaru kabupaten belu 00000058

informasi terbaru kabupaten belu 00000059

informasi terbaru kabupaten belu 00000060

informasi terbaru kabupaten belu 00000061

informasi terbaru kabupaten belu 00000062

informasi terbaru kabupaten belu 00000063

informasi terbaru kabupaten belu 00000064

informasi terbaru kabupaten belu 00000065

informasi terbaru kabupaten belu 00000066

informasi terbaru kabupaten belu 00000067

informasi terbaru kabupaten belu 00000068

informasi terbaru kabupaten belu 00000069

informasi terbaru kabupaten belu 00000070

informasi terbaru kabupaten belu 00000071

informasi terbaru kabupaten belu 00000072

informasi terbaru kabupaten belu 00000073

informasi terbaru kabupaten belu 00000074

informasi terbaru kabupaten belu 00000075

informasi terbaru kabupaten belu 00000076

informasi terbaru kabupaten belu 00000077

informasi terbaru kabupaten belu 00000078

informasi terbaru kabupaten belu 00000079

informasi terbaru kabupaten belu 00000080

news-1701