Strategi hilirisasi riset ini memastikan kampus berfungsi sebagai pusat inovasi terdepan yang siap menyuplai produk-produk kompetitif ke pasar modern.
Baca Juga: Wamendag Roro Pacu Mahasiswa Berwirausaha: Ekspor UMKM Tembus Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025
Akselerasi Digital Lewat Ekosistem AI dan SAPA UMKM
Menghadapi era disrupsi, talenta muda perkotaan wajib memanfaatkan akselerasi teknologi seperti kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) untuk meningkatkan efisiensi operasional dan menciptakan lini bisnis baru.
“Artinya, tantangan kita ke depan tidak sederhana. Kita harus mulai mengubah cara melihat masa depan dengan bergandengan tangan antara pemerintah, sivitas akademika, dan mahasiswa untuk memberikan bekal menghadapi tantangan global,” ungkap Menteri Maman.
Untuk memfasilitasi kebutuhan tersebut, Kementerian UMKM memperkenalkan platform digital SAPA UMKM sebagai pintu gerbang akses pembiayaan, pelatihan terintegrasi, serta perluasan kanal pemasaran bagi 57 juta pelaku usaha di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Kolaborasi Raih Sukses, Mendag Ajak Mahasiswa UMJ Berwirausaha
Integrasi teknologi dan mentalitas wirausaha ini menjadi modal krusial bagi generasi muda untuk mendominasi lanskap ekonomi masa depan.




