Baca Juga: Pasang AI di Rig Pengeboran, Pertamina Drilling Pangkas Risiko Kecelakaan Kerja
Menariknya, salah satu agenda krusial dalam MoU ini adalah pembahasan peluang konkret untuk masuk ke proyek West Qurna Block di Irak.
Pihak Halliburton secara terbuka menawarkan ruang bagi anak usaha Pertamina ini untuk mendukung operasional mereka di sana melalui layanan teknis seperti fishing, centrifuge, coring, dan casing running services.
Pertamina Drilling pun menyatakan komitmen penuh untuk menyuplai kebutuhan personel andal, peralatan, serta jaminan dukungan teknis yang diperlukan di lapangan. Ke depan, kedua belah pihak akan segera merumuskan detail teknis dan skema komersial agar proyek di Irak ini dapat segera berjalan.
Kolaborasi Global yang Berkelanjutan
Gayung pun bersambut. Presiden Direktur Halliburton Indonesia, Ankush Bhalla, menyambut positif penguatan kemitraan ini. Ia mengagumi rekam jejak Pertamina Drilling di industri hulu energi yang dinilai matang.
Baca Juga: Pangkas Biaya Hulu Migas, Pertamina Drilling Obral Solusi Integrasi di IPA Convex
“Kami melihat Pertamina Drilling memiliki pengalaman dan kapabilitas yang dapat mendukung kebutuhan operasional Halliburton, termasuk untuk proyek-proyek strategis di luar negeri. Kami berharap kolaborasi ini dapat berkembang menjadi kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan,” ungkap Ankush.
Penandatanganan komitmen bisnis lintas negara ini juga disaksikan langsung oleh jajaran petinggi PT Pertamina Internasional EP (PIEP), termasuk Komisaris Utama Dharmawan H Samsu dan Direktur Utama Syamsu Yudha.




