<strong>URBANCITY.CO.ID</strong> – Langkah ekspansi industri energi nasional ke kancah global kian mantap menapaki jalan baru. PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) resmi mengandeng raksasa jasa energi global, PT Halliburton Indonesia, untuk berkolaborasi menggarap potensi proyek raksasa, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga merambah ke pasar internasional. Sinergi besar ini diikat melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) strategis yang digelar di Tangerang, Jumat (22/5). Kerja sama kedua perusahaan difokuskan pada pengembangan bisnis jasa penunjang pengeboran migas, panas bumi (geothermal), hingga migas nonkonvensional. <strong>Baca Juga: <a href="https://urbancity.co.id/genjot-efisiensi-hulu-migas-pertamina-drilling-integrasikan-teknologi-pengeboran-digital/">Genjot Efisiensi Hulu Migas, Pertamina Drilling Integrasikan Teknologi Pengeboran Digital</a></strong> Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, mengungkapkan bahwa kemitraan dengan Halliburton merupakan bagian dari rencana besar perusahaan untuk memperluas jangkauan layanan rig baik di darat (onshore) maupun lepas pantai (offshore). "Kami melihat peluang besar dalam pengembangan proyek migas, geothermal, maupun migas nonkonvensional, termasuk potensi kerja sama di kawasan Timur Tengah,” ujar Avep. Bagi Avep, sinergi ini bukan sekadar urusan bisnis di atas kertas, melainkan kesempatan emas bagi industri nasional untuk menyerap transfer teknologi mutakhir, mengasah kompetensi SDM, dan memperkuat daya saing di tingkat global. <strong>Membidik Blok West Qurna di Irak</strong> Cakupan layanan yang dikerjasamakan terbilang sangat masif. Kerja sama ini melingkupi berbagai teknis penunjang energi, mulai dari rig services, project management, directional drilling, cementing services, hingga peralatan hulu migas sensitif lainnya.<!--nextpage--> <strong>Baca Juga: <a href="https://urbancity.co.id/pasang-ai-di-rig-pengeboran-pertamina-drilling-pangkas-risiko-kecelakaan-kerja/">Pasang AI di Rig Pengeboran, Pertamina Drilling Pangkas Risiko Kecelakaan Kerja</a></strong> Menariknya, salah satu agenda krusial dalam MoU ini adalah pembahasan peluang konkret untuk masuk ke proyek West Qurna Block di Irak. Pihak Halliburton secara terbuka menawarkan ruang bagi anak usaha Pertamina ini untuk mendukung operasional mereka di sana melalui layanan teknis seperti fishing, centrifuge, coring, dan casing running services. Pertamina Drilling pun menyatakan komitmen penuh untuk menyuplai kebutuhan personel andal, peralatan, serta jaminan dukungan teknis yang diperlukan di lapangan. Ke depan, kedua belah pihak akan segera merumuskan detail teknis dan skema komersial agar proyek di Irak ini dapat segera berjalan. <strong>Kolaborasi Global yang Berkelanjutan</strong> Gayung pun bersambut. Presiden Direktur Halliburton Indonesia, Ankush Bhalla, menyambut positif penguatan kemitraan ini. Ia mengagumi rekam jejak Pertamina Drilling di industri hulu energi yang dinilai matang. <strong>Baca Juga: <a href="https://urbancity.co.id/pangkas-biaya-hulu-migas-pertamina-drilling-obral-solusi-integrasi-di-ipa-convex/">Pangkas Biaya Hulu Migas, Pertamina Drilling Obral Solusi Integrasi di IPA Convex</a></strong> “Kami melihat Pertamina Drilling memiliki pengalaman dan kapabilitas yang dapat mendukung kebutuhan operasional Halliburton, termasuk untuk proyek-proyek strategis di luar negeri. Kami berharap kolaborasi ini dapat berkembang menjadi kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan,” ungkap Ankush. Penandatanganan komitmen bisnis lintas negara ini juga disaksikan langsung oleh jajaran petinggi PT Pertamina Internasional EP (PIEP), termasuk Komisaris Utama Dharmawan H Samsu dan Direktur Utama Syamsu Yudha.<!--nextpage--> Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh grup Pertamina agar bendera merah putih bisa berkibar lebih tinggi di industri energi internasional. (*)