Sementara itu, Pertamina Dex tetap dijual Rp21.150 per liter dan Dexlite bertahan di harga Rp19.700 per liter.
Harga tersebut berlaku di wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen, termasuk DKI Jakarta.
Stabilitas Pasokan Perkuat Kepercayaan Konsumen
Selain memberikan harga yang lebih kompetitif, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya menjaga keandalan distribusi energi nasional. Kepastian pasokan menjadi faktor penting bagi masyarakat urban dan dunia usaha karena mendukung kelancaran aktivitas ekonomi serta mobilitas sehari-hari.
“Pertamina Patra Niaga juga berkomitmen untuk terus menyediakan energi yang berkualitas, menjaga keandalan pasokan, serta memberikan layanan terbaik kepada masyarakat di seluruh Indonesia,” kata Kitty.
Momentum Positif di Tengah Dinamika Energi Global
Penurunan harga Pertamax dan Pertamax Green menjadi yang pertama sejak kenaikan pada 10 Juni 2026. Sebelumnya, pemerintah mempertahankan harga BBM di tengah lonjakan harga minyak dunia yang dipicu konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran.
Koreksi harga ini mencerminkan respons terhadap perubahan kondisi pasar energi global sekaligus memberikan sinyal positif bagi konsumsi domestik. Bagi masyarakat perkotaan, biaya mobilitas yang lebih rendah tidak hanya meningkatkan daya beli, tetapi juga mendukung pengelolaan keuangan yang lebih efisien sehingga ruang untuk menabung maupun berinvestasi menjadi lebih besar.




