Baca Juga: Investasi Hilirisasi Triwulan I 2026 Tembus Rp147,5 Triliun, Sektor Mineral Mendominasi
Perintah ini menandakan pergeseran paradigma ekonomi pemerintah untuk memperkuat kedaulatan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan melalui pengolahan hasil produksi di dalam negeri.
Fokus pada Padat Karya
Selain hilirisasi, Prabowo juga menaruh perhatian besar pada industri padat karya, seperti garmen. Langkah ini diambil untuk memastikan arus investasi yang masuk mampu menciptakan lapangan kerja secara masif di tengah dinamika ekonomi global.
Melalui perluasan hilirisasi ke sektor pertanian dan perikanan ini, pemerintah berambisi membangun ekosistem ekonomi yang lebih tangguh dari hulu hingga hilir.
Dengan memproses hasil bumi dan laut di dalam negeri sebelum diekspor, daya saing nasional diharapkan dapat meningkat tajam sekaligus memperkokoh struktur ekonomi berbasis nilai tambah. (*)






