“Jadi sekarang sudah ada regenerasi pengembang perumahan, dan Desember kami akan melaksanakan akad massal 71.000 rumah di Jawa Timur,” imbuh Menteri Ara.
Kepastian Tata Ruang dan Peluang Investasi Urban
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid memastikan integrasi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) ke dalam tata ruang daerah telah mencapai progres verifikasi 87,53 persen secara nasional.
Kepastian hukum atas Lahan Sawah Dilindungi (LSD) ini langsung memberikan green light bagi investor properti untuk memetakan kawasan sunrise property baru di pinggiran kota tanpa mengganggu ketahanan pangan nasional.
Baca Juga: Maruarar Sirait Puji Rusun Cinta Kasih Tzu Chi, Jadi Patokan Kolaborasi Program 3 Juta Rumah
Pemerintah memberi perhatian khusus pada akselerasi tata ruang di delapan provinsi kunci, termasuk Banten, Riau, Bali, hingga kawasan pertumbuhan baru di Kalimantan Timur.
Kepastian regulasi spasial ini memangkas risiko perizinan bagi pengembang sehingga percepatan pembangunan klaster residensial baru dapat terlaksana lebih terukur dan aman bagi konsumen.
Banjir Insentif Pajak Pangkas Biaya Akuisisi Properti
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mendorong implementasi pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) hingga 0 persen melalui koordinasi aktif bersama pemerintah daerah.
Baca Juga: Perumnas Cari Mitra Strategis Samesta Alonia Kemayoran, Dukung Program 3 Juta Rumah
Kebijakan pemangkasan entry cost ini berpadu dengan kelanjutan fasilitas PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) 100 persen, sehingga milenial dan profesional muda dapat menghemat puluhan hingga ratusan juta rupiah saat membeli unit perdana.




