URBANCITY.CO.ID — Memiliki hunian di tengah pesatnya dinamika perkotaan kini bukan lagi sekadar impian, melainkan langkah strategis membangun aset masa depan.
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) merespons kebutuhan gaya hidup urban ini dengan memperkuat kolaborasi bersama sektor perbankan.
Kolaborasi strategis ini menghadirkan skema pembiayaan terjangkau melalui sosialisasi Kredit Program Perumahan (KPP) dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bersama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk di Gedung Menara Mandiri Bekasi, Kamis (20/8/2026).
Langkah agresif ini membuka peluang emas bagi masyarakat urban dan generasi muda untuk mengamankan portofolio properti pertama mereka dengan cicilan yang ramah kantong.
Baca Juga: Bank Mandiri Cetak Kredit Rp1.511 Triliun di Januari 2026, Fokus Ekonomi Kerakyatan
Di sisi lain, inisiatif ini menggerakkan ekosistem pengembang lokal agar terus memacu pembangunan perumahan berkualitas di kawasan penyangga kota.
Sinergi penting ini mempertemukan tokoh-tokoh kunci, antara lain Achmad Zaenal dari BP Tapera, Adhita Surya P. dan Achmad Purwo dari Kementerian PKP, serta jajaran Bank Mandiri yang terdiri atas Noviandhika Sukanto selaku SEVP Hub Kelembagaan, Nila Mayta Dwi Rihandjani selaku RCEO Region 4, Bayu Trisno Arief Setiawan selaku Group Head Micro Development Agent Bank, dan M Iduan Arafah selaku RMCH Region 3, beserta perwakilan asosiasi pengembang.
Ekosistem Terpadu Ciptakan Solusi Hunian Terjangkau
Kehadiran pemerintah, BP Tapera, perbankan, dan asosiasi pengembang membuktikan bahwa penyediaan perumahan modern membutuhkan ekosistem yang terintegrasi dan solid.




