Ia berjanji akan segera melobi pemerintah daerah dan kementerian terkait untuk memastikan pasokan air bersih dan listrik tersedia tepat waktu.
“Memang ada beberapa hal seperti PDAM, saya akan langsung berkoordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta. Untuk PLN dan Telkom, akan saya koordinasikan dengan Pak Rosan dan Pak Doni. Ini harus kita selesaikan sebelum 15 Juni,” jelasnya.
Baca Juga: Lebaran di Huntara, Presiden Prabowo Salat Id Bersama Warga Terdampak Bencana Aceh
Fasilitas Manusiawi
Pemerintah memastikan bahwa konsep huntara ini jauh lebih layak dibanding hunian liar sebelumnya. Setiap unit dirancang untuk memberikan kenyamanan dasar bagi para penghuni.
“Satu unit huntara akan dilengkapi dua tempat tidur, lemari, dan kipas angin. Selain itu, kawasan ini juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti tempat makan, WC, dapur, mushola, dan ruang terbuka hijau,” tambah Maruarar.
Menutup keterangannya, Maruarar menyampaikan bahwa aksi cepat ini merupakan pengejawantahan dari instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam menghadirkan perumahan rakyat yang konkret dan tepat sasaran.
Direktur Utama Angkasa Pura, Muhammad Rizal Pahlevi, turut menyatakan komitmen pihaknya untuk terus mendukung program penataan kawasan perkotaan yang lebih tertib dan aman demi kepentingan publik. (*)






