Baca Juga:Â Presiden Prabowo: 1.386 Kampung Nelayan Merah Putih Siap Diresmikan hingga Akhir 2026
“Kalian sering dicaci maki, sedikit-sedikit Polri begini, Polri begitu. Tapi kalian sekarang buktikan,” tutur Presiden.
Menurut Prabowo, kunci keberhasilan Polri dalam melahirkan teknologi tepat guna ini tidak lepas dari strategi kolaborasi yang intensif antara kepolisian, masyarakat, dan dunia akademik.
“Karena kalian dekat sama rakyat, dekat sama kampus, dekat sama insinyur dan sarjana-sarjana itu, makanya kalian tahu. Ini luar biasa,” ungkapnya.
Mukjizat Pupuk Batu Bara dan Peran Koperasi Merah Putih
Selain briket, Prabowo juga menyoroti proyek riset pupuk organik berbahan baku batu bara berkalori rendah.
Terobosan ini digadang-gadang mampu mendongkrak produktivitas sektor pertanian sekaligus melepaskan Indonesia dari bayang-bayang ketergantungan bahan baku impor.
Baca Juga:Â Dari Filipina ke Miangas: Presiden Prabowo Pastikan Fasilitas Kesehatan Rakyat di Tapal Batas
“Tadi juga pupuk dari batu bara ini juga luar biasa. Ini mukjizat juga menurut saya. Batu bara kalori rendah kita bisa bikin pupuk. Begitu kita lepas dari ketergantungan pupuk luar negeri, kita sangat-sangat kuat,” tegas Prabowo.
Guna memastikan hasil temuan ini bisa langsung dinikmati oleh para petani, Presiden menginstruksikan jaringan Koperasi Merah Putih yang baru saja dibentuk untuk bertindak sebagai garda terdepan rantai distribusi nasional.
“Tadi kita baru resmikan Koperasi Merah Putih. Nanti ini bisa dimanfaatkan, koperasi Merah Putih bisa menyalurkan briket dari tongkol, bisa juga menyalurkan pupuk dari batu bara dan sebagainya,” pungkasnya di akhir sambutan. (*)






