Menurut Nixon, kehadiran para profesional baru dengan latar belakang dan pengalaman yang beragam akan memperkuat kapasitas manajemen BTN dalam menjalankan agenda transformasi. Regenerasi tersebut juga dinilai sejalan dengan arah BTN untuk memperluas bisnis melalui strategi Beyond Mortgage.
“Banyak generasi muda yang menggantikan dan menurut saya sudah pas dengan visi BTN ke depan, yaitu Beyond Mortgage. Kalau melihat pengalaman mereka yang cukup luas, mudah-mudahan ini bisa membantu mempercepat Transformasi BTN Jilid II dan mempercepat capaian Beyond Mortgage, sehingga BTN menjadi bank yang sangat kuat dalam consumer banking,” kata Nixon.
Direksi baru yang diangkat melalui RUPSLB merupakan profesional dengan pengalaman di berbagai sektor. Adityo Kusumo sebelumnya menjabat Direktur Keuangan dan Investasi PT Mineral Industri Indonesia, sedangkan Wiwik Wahyuni sebelumnya menjabat Senior Director Human Capital PT Danantara Asset Management. Johanes Barus sebelumnya menjabat Direktur Manajemen Risiko PT Petrokimia Gresik.
Sementara itu, Evita Barliana sebelumnya menjabat Head of Non Branch Channel Sharia PT Bank CIMB Niaga Sharia Indonesia dan Gatot Prasetyo sebelumnya menjabat SVP IT Application Support Group Head PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk.
Strategi Beyond Mortgage menjadi bagian dari kelanjutan transformasi BTN dengan tetap menjadikan bisnis perumahan sebagai kompetensi utama Perseroan. Melalui strategi tersebut, BTN memperluas hubungan dengan nasabah ke berbagai kebutuhan finansial sekaligus membangun sumber pertumbuhan baru untuk memperkuat posisi BTN di bisnis consumer banking.




