Baca Juga: Elnusa Pacu UMKM Bojonegoro Tembus Pasar Digital Lewat Program PESONA
“Kami berharap para pelaku UMKM dapat mulai mengadopsi teknologi AI secara adaptif sehingga mampu meningkatkan daya saing usaha dan mengembangkan bisnis secara lebih inovatif dan berkelanjutan,” harapnya.
Untuk membedah materi taktis tersebut, dua pakar digital dikerahkan di atas panggung, yakni Dra. Endang Retno Wardhani (Mentor Manajemen Bisnis SML) serta Tuhu Nugraha selaku Principal di Indonesia Applied Digital Economy & Regulatory Network (IADERN).
Buka Karpet Merah ke Akses Permodalan Perbankan
Selain dibekali algoritma promosi digital, ratusan pelaku usaha lokal dari wilayah Tangerang Raya ini langsung dihadapkan dengan para petinggi lembaga keuangan dalam sesi diskusi interaktif. Langkah ini bertujuan memutus kebuntuan modal kerja yang kerap mencekik pertumbuhan bisnis skala kecil.
Sinar Mas Land mendatangkan delegasi perbankan pelat merah hingga lembaga pembiayaan mikro, seperti Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Syariah Indonesia (BSI), Pegadaian, hingga Sumber Rizki.
Baca Juga: Transparansi Pajak Terbaik Dunia, Kemenkeu Salurkan Rp389 Triliun untuk UMKM
Kehadiran para mitra finansial ini dimanfaatkan peserta untuk berburu info kredit usaha rakyat, skema syariah, serta fasilitas permodalan lunak lainnya.
Di penghujung acara, pengembang BSD City ini turut membuka pendaftaran resmi untuk Program Pelatihan UMKM Batch 6 serta seleksi inkubasi bisnis Youthpreneur Batch 2 guna menjamin keberlanjutan ekosistem usaha yang mandiri dan berdaya saing tinggi. (*)




