Baca Juga:Â Menteri PKP Maruarar Sirait Tinjau Renovasi 500 Rumah di Johar Baru, Progres 80 Persen
Integrasi ini memastikan suplai rumah layak huni langsung bertemu dengan instrumen pembiayaan yang fleksibel dan terjangkau bagi masyarakat urban.
Bank Mandiri mempertegas peran sentralnya sebagai katalisator pertumbuhan sektor properti melalui penyediaan likuiditas pembiayaan yang inklusif.
Institusi perbankan pelat merah ini memperluas jangkauan pembiayaan agar menyentuh langsung konsumen akhir maupun para pengembang perumahan.
Forum sosialisasi ini juga membedah secara transparan mekanisme, persyaratan administratif, hingga skema suku bunga KPP dan FLPP.
Pemahaman yang komprehensif ini memangkas hambatan birokrasi perbankan sehingga masyarakat dapat mengakses pembiayaan secara cepat, tepat sasaran, dan efisien.
Roadshow 7 Kota Buka Peluang Investasi Properti
Kementerian PKP dan Bank Mandiri langsung memperluas penetrasi program ini ke berbagai episentrum ekonomi nasional guna menjangkau kantong-kantong potensi urban yang lebih luas.
Program sosialisasi terpadu ini menyasar kota Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya sepanjang Agustus hingga September 2026.
Baca Juga: Bank Mandiri Gelar Livin’ Fest Heritage Raya 2026: Dorong Brand Lokal Naik Kelas di Bulan Ramadan
Rangkaian roadshow di tujuh kota metropolitan ini mengedukasi para pelaku usaha, arsitek kawasan, dan calon pembeli rumah mengenai peluang insentif pembiayaan pemerintah.




