URBANCITY.CO.ID – Ritme cepat masyarakat perkotaan menuntut instrumen finansial yang serba instan, aman, dan tanpa hambatan.
Menjawab tantangan tersebut, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menggeber kolaborasi strategis bersama Danantara Indonesia guna memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital nasional.
Langkah konkret ini tecermin lewat penetrasi Telkom Solution, lini business-to-business (B2B) ICT milik Telkom, pada ajang bergengsi FEKDI & IFSE 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), 24–26 September 2026.
Portofolio terintegrasi Telkom Solution menyajikan solusi komprehensif mulai dari konektivitas prima, cloud, data center, aplikasi digital, keamanan siber, hingga teknologi artificial intelligence (AI).
Baca Juga: Optimalisasi Ribuan Aset TelkomProperty Pacu Potensi Investasi dan Bisnis Urban
Layanan ini memacu efisiensi operasional institusi perbankan, membuka ruang ekspansi investor fintech, serta memangkas friksi transaksi masyarakat urban yang mengandalkan fleksibilitas finansial sehari-hari.
Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, menegaskan bahwa pemerataan sistem keuangan digital memerlukan sokongan infrastruktur teknologi yang mengikat ekosistem secara mulus (seamless).
“Pemerataan sistem keuangan digital membutuhkan fondasi teknologi yang kuat dan terintegrasi secara end-to-end. Telkom memiliki dukungan kapabilitas teknologi end-to-end yang menghubungkan infrastruktur digital, platform dan aplikasi, pengelolaan data, cybersecurity, serta solusi berbasis artificial intelligence (AI). Dengan kekuatan tersebut, kami ingin berkontribusi dalam membangun ekosistem keuangan digital yang semakin inklusif, aman, dan scalable, sehingga layanan keuangan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas hingga ke berbagai pelosok Indonesia,” ujar Faizal.
Efisiensi Transaksi Finansial dan Gaya Hidup Urban
Baca Juga: Telkom Dorong Kolaborasi Kampus: Amankan AI dan Siber Era Kuantum
Bagi kaum urban yang mengutamakan kecepatan, integrasi ekosistem digital ini langsung memangkas birokrasi perbankan konvensional.
Fitur canggih seperti verifikasi electronic Know Your Customer (e-KYC) instan, pembayaran nontunai, hingga integrasi QRIS dinamis kini menjamin kelancaran aktivitas belanja, investasi mikro, dan mobilitas harian dengan proteksi siber berlapis.
Perbankan, Bank Perkreditan Rakyat (BPR), koperasi, hingga perusahaan multifinance kini memetik efisiensi belanja modal (capex) secara signifikan berkat infrastruktur cloud dan data center TelkomGroup.
Penghematan biaya operasional ini membuka ruang bagi industri keuangan untuk menawarkan produk investasi yang lebih kompetitif dan imbal hasil menarik bagi nasabah ritel maupun korporasi.
Baca Juga: Telkom Hadirkan Inovasi OCA Berbasis AI di Ajang DTI-CX 2026 Jakarta
Keamanan Investasi dan Mitigasi Risiko Terpadu
Kecerdasan buatan dan sistem pemantauan terpusat memperketat mitigasi fraud di tengah tingginya arus modal digital.
Integrasi data ini mempermudah regulator mengawasi kepatuhan industri secara real-time, sekaligus memberi rasa aman bagi para pelaku pasar modal dan investor ritel dalam mengelola portofolio aset mereka.
Para mitra penyedia jasa pembayaran turut menuai keuntungan likuiditas dan peningkatan rasio kolektibilitas.
Baca Juga: Telkom Tebar Dividen Rp21,9 Triliun dan Siapkan Buyback Saham Rp4 Triliun Tahun Ini
Kanal transaksi yang kian beragam dan terhubung kuat dengan jaringan perbankan nasional mempercepat perputaran uang di sektor riil, khususnya bagi pelaku usaha dan ekosistem gaya hidup modern.
Kedaulatan Digital Penggerak Portofolio Nasional
Kolaborasi Telkom dan Danantara memantapkan kedaulatan digital dan kekuatan finansial nasional lewat visi “Where Digital Sovereignty Meets Financial Strength”.
Kemandirian teknologi ini melindungi aset data strategis negara sekaligus menarik minat investor global terhadap fundamental ekonomi digital Indonesia yang kian kokoh.
Baca Juga: Siasat Telkom Kuasai Pasar Digital Lewat Peluncuran Platform Raksasa AIcosystem
Ke depan, Telkom Solution memantapkan posisinya sebagai motor transformasi digital perbankan dan ekosistem pendukungnya.
Penguatan kapabilitas teknologi yang berkelanjutan ini menciptakan iklim investasi yang sehat, inklusif, serta memberikan nilai tambah nyata bagi produktivitas masyarakat perkotaan modern.
“Melalui sinergi dan integrasi berbagai kapabilitas digital yang dimiliki TelkomGroup, kami ingin menghadirkan solusi yang tidak hanya menjawab kebutuhan teknologi, tetapi juga memberikan value bagi seluruh ekosistem ekonomi dan keuangan digital Indonesia,” tutur Faizal.




