Sederet Program untuk Naik Kelas
Peluang bagi produk olahan susu murni seperti yoghurt terbuka lebar seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat.
Namun, Reni mengingatkan agar para pelaku IKM tidak terlena dan tetap disiplin menjaga konsistensi mutu, menerapkan standar keamanan yang ketat, serta memperkuat taktik pemasaran.
Kemenperin pun telah menyiapkan bantalan program strategis untuk menjawab berbagai tantangan IKM di lapangan.
Baca Juga: Tembus 1.500 Pelaku Usaha, Kemenperin Kebut Kemitraan Maklon IKM Kosmetik
Mulai dari pendampingan sertifikasi keamanan pangan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), bantuan peremajaan mesin produksi, pemasaran digital, hingga akselerasi inovasi lewat program Indonesia Food Innovation (IFI) dan digitalisasi Industri 4.0.
Apresiasi senada juga mengalir dari Direktur IKM Pangan, Furnitur, dan Bahan Bangunan Kemenperin, Afrizal Haris. Ia memuji andil Dinas Perindustrian Kabupaten Bogor dan YDBA yang setia mendampingi para perajin pangan lokal.
“Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan mitra industri merupakan kunci dalam menciptakan IKM yang tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan,” pungkas Afrizal optimis.
Melalui tangan dingin para pelaku usaha yang adaptif, pangan lokal diharapkan tidak hanya merajai pasar domestik, tetapi juga mampu berbicara banyak di kancah global. (*)




