URBANCITY.CO.ID – Konektivitas Jawa-Bali kini kembali berjalan normal berkat sinergi operasional yang solid antara ASDP dan seluruh pemangku kepentingan.
Kolaborasi terpadu antara Kementerian Perhubungan, kepolisian, hingga pemerintah daerah berhasil menuntaskan tantangan kepadatan kendaraan di lintas Ketapang-Gilimanuk.
Bagi masyarakat urban yang mengandalkan jalur ini untuk mobilitas, stabilitas konektivitas adalah kunci utama dalam merencanakan perjalanan yang efisien dan bebas hambatan.
Manajemen ASDP bergerak cepat di lapangan untuk memulihkan alur penyeberangan yang sempat terganggu oleh lonjakan mobilitas libur sekolah.
Pihak perusahaan memohon maaf atas kendala yang terjadi dan memastikan layanan kini sudah berjalan lancar kembali.
Baca juga:Â Urai Antrean Kendaraan di Padang Bai, ASDP Pangkas Waktu Sandar Kapal
Langkah proaktif ini mencerminkan komitmen ASDP dalam menjaga kelancaran distribusi logistik nasional maupun mobilitas warga secara konsisten.
“Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna jasa dan menyampaikan permohonan maaf atas kondisi yang terjadi”.
“Sejak awal, seluruh pemangku kepentingan bekerja bersama untuk memastikan layanan tetap berjalan aman, lancar, dan andal,” ujar Heru Widodo.
Efisiensi Operasional dengan Teknologi
ASDP menerapkan pola Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB) guna memaksimalkan siklus pelayaran kapal di lapangan.
Sebanyak 28 hingga 30 kapal beroperasi setiap hari untuk melayani kebutuhan penyeberangan masyarakat secara optimal.
Baca juga:Â ASDP Siapkan Diskon Tiket dan Optimalkan Armada demi Layani Lonjakan Libur Sekolah




