URBANCITY.CO.ID – Perum BULOG mengusulkan langkah progresif untuk mengoptimalkan pemanfaatan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang kini melimpah ruah.
BUMN pangan ini mendorong skema penyaluran beras natura (bentuk fisik) sebagai komponen kesejahteraan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan POLRI guna memperkuat urat nadi distribusi pangan nasional.
Gagasan strategis tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPR RI di Senayan.
Rizal membeberkan bahwa intervensi pasar ini sangat rasional lantaran isi lumbung pangan negara saat ini berada dalam kondisi terkuatnya sepanjang sejarah. Hingga pertengahan Mei 2026, total stok CBP yang dikuasai BULOG telah menembus angka ekstrem di atas 5,3 juta ton.
Baca Juga: Redam Gejolak Pasar, BULOG Gelontorkan 240 Ribu Ton Beras SPHP ke Daerah
“Langkah ini diharapkan dapat memperkuat distribusi beras dalam negeri sekaligus menjaga stabilitas pangan nasional,” ujar Dirut BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, saat menghadiri RDP Komisi IV DPR RI, Rabu (20/5/2026).
Manfaat Ganda: Serap 2,8 Juta Ton Beras hingga Amankan Harga Petani
Dalam cetak biru yang diajukan ke parlemen, BULOG memproyeksikan total volume penyerapan beras natura untuk korps abdi negara ini bakal menyedot sekitar 2,8 juta ton per tahun.
Kebijakan ini diyakini mampu menciptakan efek rembesan ekonomi (multiplier effect) yang masif bagi sektor hulu pertanian.
Dengan jaminan serapan natura berskala jumbo, BULOG dapat menjaga konsistensi pembelian gabah kering panen (GKP) langsung dari tangan petani lokal secara berkelanjutan.




