Strategi ini mulai membuahkan hasil pada kinerja pendanaan perusahaan. Hingga Kuartal I 2026, dana murah (CASA) dari segmen Wealth Management BTN melesat menjadi Rp12,57 triliun, tumbuh signifikan dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp10,74 triliun.
Baca Juga: BTN JAKIM 2026 Diproyeksikan Dongkrak Ekonomi Jakarta
Edukasi Kesehatan Otak
Di sisi lain, Direktur Utama RSPON, dr. Adin Nulkhasanah, menyambut baik kolaborasi ini sebagai sarana edukasi pentingnya kesehatan neurologi. Ia menekankan bahwa standar medis yang ketat tetap menjadi prioritas utama dalam melayani nasabah BTN.
“RSPON didirikan untuk memastikan layanan neurologi di Indonesia dapat berkembang dan menyamai negara-negara lain di dunia. Kami ingin masyarakat semakin memahami bahwa menjaga kesehatan otak merupakan bagian penting dari kualitas hidup,” ungkap dr. Adin.
Promo Eksklusif dan MedEscape ke Singapura
Kerja sama yang berlaku mulai 20 April 2026 hingga setahun ke depan ini menawarkan potongan harga 5 persen bagi pemegang kartu BTN Prioritas dan BTN Private yang melakukan transaksi di RSPON.
Selain itu, BTN meluncurkan program BTN Prioritas MedEscape: Singapore Edition. Program ini memberikan fasilitas perjalanan ke Singapura serta akses ke konferensi internasional bagi nasabah baru dengan penempatan dana minimal Rp5 miliar selama tiga bulan.
Baca Juga: Transformasi BTN: Dari Spesialis KPR Menuju Layanan Full Banking Modern
Melalui manuver ini, BTN mempertegas posisinya sebagai mitra finansial yang mendukung kualitas hidup nasabah secara menyeluruh, sekaligus memperkuat struktur pendanaan berbasis dana murah untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. (*)






