Sepanjang 2025, Telkomsel tetap menjadi motor utama pendapatan dengan kontribusi Rp109,2 triliun, didukung lonjakan trafik data sebesar 15 persen.
Baca Juga:Â Bumi Berseru Fest 2025: Telkom Nobatkan 17 Inovator Lingkungan Terbaik Nasional
Di sisi lain, Mitratel mengukuhkan posisinya sebagai perusahaan menara telekomunikasi terbesar di Asia Tenggara dengan kepemilikan 40.230 menara.
Pada segmen infrastruktur, TelkomGroup memperkuat jaringan serat optik sepanjang 210 ribu kilometer dan ekspansi bisnis data center melalui NeutraDC yang kini mengelola fasilitas di Indonesia hingga Singapura.
Disiplin Investasi dan Tata Kelola Transparan
Telkom juga melakukan penyelarasan kebijakan akuntansi sesuai arahan Danantara Indonesia untuk meningkatkan transparansi laporan keuangan.
Meski laba bersih terkontraksi menjadi Rp17,8 triliun akibat beban depresiasi aset, langkah ini diambil sebagai bentuk prinsip kehati-hatian.
Baca Juga:Â Telkom Dorong AI Center Makassar Jadi Motor Inovasi Digital di Kawasan Timur Indonesia
Belanja modal (CapEx) sebesar Rp27,5 triliun dialokasikan secara disiplin untuk pengembangan infrastruktur digital dan platform masa depan seperti AI dan Cybersecurity. Telkom optimis fase akselerasi di tahun 2026 akan menghadirkan kinerja yang semakin solid. (*)






