Kolaborasi Ekosistem Berstandar Internasional
Pameran “Tatah” yang berlangsung hingga 5 Juli 2026 ini memamerkan 35 karya seni ukir tematik, mulai dari patung, relief, hingga mebel eksklusif.
Baca Juga: Wamen Ekraf Irene Umar: Branding Kolektif Jadi Kunci Produk Indonesia Timur Serang Pasar Dunia
Ajang ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Jepara, DPD HIMKI Jepara Raya, dan komunitas Rumah Kartini Japara.
Direktur Pelaksana TATAH, Veronica Rompies, menyebut pameran ini sebagai langkah nyata untuk mengapresiasi seniman sekaligus menjaga keberlanjutan budaya.
“Seni ukir adalah mahakarya berkelas, bukan sekadar komoditas, pameran ini hadir sebagai langkah nyata untuk mengapresiasi proses kreatif seniman sekaligus menjaga keberlanjutan warisan budaya kita,” kata Veronica.
Melalui kurasi yang ketat, pameran ini diharapkan mampu menarik minat investor mancanegara guna memperkuat rantai pasok industri furnitur nasional dan meningkatkan volume ekspor kreatif Indonesia ke depan. (*)






