Sebelum ke final, perjalanan skuad muda Indonesia juga penuh gejolak tapi impresif. Di semifinal, mereka singkirkan tuan rumah India.
Awalnya tertinggal di dua gim pertama, tapi bangkit lewat kemenangan Zaki Ubaidillah atas Rounak Chouhan. Lalu, pasangan Ikhsan Lintang Pramudya/Rinjani Kwinnara Nastine perlebar keunggulan jadi 36-33, amankan set pertama 45-35.
Di set kedua, dominasi Indonesia makin terasa. Kemenangan berturut-turut dari Raihan Daffa Edsel Pramono/Alexius Ongkytama Subagio, Thalita Ramadhani Wiryawan, dan Zaki Ubaidillah bawa skor 27-15. Ikhsan Lintang Pramudya/Rinjani Kwinnara Nastine dan Riska Anggraini/Rinjani Kwinnara Nastine tutup kemenangan telak 45-21 atas Aanya Bisht/Angel Punera.
Okki menambahkan, prestasi ini jadi inspirasi buat pembinaan bulu tangkis ke depan. Sebagai sponsor resmi PBSI, BNI janji terus dukung talenta muda agar bisa bersaing di level dunia.
“BNI percaya bahwa prestasi para atlet muda ini adalah hasil dari kerja keras, disiplin, dan dukungan ekosistem olahraga yang baik. Kami akan terus hadir bersama PBSI dalam mencetak generasi emas bulu tangkis Indonesia yang mampu mengharumkan nama bangsa di kancah dunia,” ujar Okki.
Baca juga: BNI Gerak Cepat Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Banjir Bandang Bali dan NTT
Keseruan ini bukti regenerasi bulu tangkis Indonesia lagi on track. Semangat juang para pemuda di ajang dunia diharapkan jadi penyemangat buat prestasi lebih besar lagi, bikin nama Indonesia harum di mata internasional.(***)






