3. Mendengkur sebagai Mekanisme Koping
Selama ini, pemilik mengidentikkan suara dengkur dengan suasana hati yang rileks. Namun, perlu pemilik catat bahwa suara tersebut terkadang menandakan kegelisahan yang mendalam.
Dokter hewan Cassidy Alvarez menjelaskan dalam Huffington Post bahwa dengkuran bisa berfungsi sebagai perilaku menenangkan diri bagi mereka. “Bahkan mungkin memiliki manfaat fisiologis, karena getaran frekuensi rendah yang dihasilkan selama mendengkur telah dikaitkan dengan penyembuhan jaringan dan modulasi nyeri,” katanya.
Untuk membedakan kondisi nyaman dan tertekan, pemilik perlu memperhatikan bahasa tubuh hewan peliharaannya secara menyeluruh. Selain mendengkur, biasanya mereka memilih bersembunyi, menolak makan, napas lebih cepat, serta duduk dengan posisi membungkuk.
“Kucing sangat pandai menyembunyikan penyakit, jadi penting untuk melihat gambaran keseluruhannya,” imbuh Alvarez.




