URBANCITY.CO.ID – Venezuela kembali menjadi pusat perhatian dunia setelah Presiden Nicolas Maduro ditangkap oleh Amerika Serikat melalui operasi militer pada Sabtu pagi, 3 Januari 2026.
Negara Amerika Selatan ini terkenal sebagai salah satu yang paling melimpah sumber daya alamnya, terutama minyak bumi. Akan tetapi, kemakmuran tersebut tampak bertolak belakang dengan realitas ekonomi dan sosial yang dihadapi penduduknya selama lebih dari satu dekade belakangan ini.
Venezuela menempati posisi sebagai salah satu negara dengan urbanisasi tertinggi di Amerika Latin. Ia memiliki cadangan minyak terbukti terbesar di dunia, ditambah dengan sumber daya alam lainnya seperti batu bara, bijih besi, bauksit, dan emas.
Dalam beberapa dekade, Venezuela menjadi pemain utama sebagai eksportir minyak dunia. Namun, manajemen ekonomi yang tidak efektif sejak awal abad ke-21 telah mendorong negara ini ke dalam krisis yang kompleks.
Baca Juga : Trump Pantau Penangkapan Maduro dari Mar-a-Lago seperti Menonton Acara TV
Di era kepemimpinan Presiden Hugo Chavez dari 1999 sampai 2013, pendapatan dari minyak dialokasikan secara masif untuk mendukung program-program sosial. Chavez menampilkan diri sebagai pelindung kaum miskin dan meluncurkan inisiatif yang disebutnya “Revolusi Bolivarian”.
Setelah Chavez meninggal pada 2013, penggantinya, Nicolas Maduro, harus berhadapan dengan jatuhnya harga minyak global, sanksi dari luar negeri, serta krisis ekonomi dan politik yang membawa Venezuela ke tepi kehancuran.
Kini, Venezuela menghadapi hiperinflasi yang parah, kekurangan barang pokok, tingkat pengangguran tinggi, dan lonjakan kejahatan. Lebih dari 7 juta warga Venezuela diketahui telah meninggalkan tanah air mereka untuk mencari suaka di negara-negara tetangga.
Di luar masalah domestik, Venezuela juga terlibat dalam perselisihan perbatasan panjang dengan Guyana mengenai wilayah Essequibo yang kaya minyak, yang telah dikelola Guyana sejak 1899.
Profil Singkat Negara Venezuela
- Nama resmi: Republik Bolivarian Venezuela
- Ibu kota: Caracas
- Luas wilayah: 916.445 km persegi
- Jumlah penduduk: 30,5 juta jiwa
- Bahasa: Spanyol dan sejumlah bahasa daerah
Angka harapan hidup:




