URBANCITY.CO.ID – AirNav Indonesia resmi meningkatkan layanan navigasi penerbangan di Bandar Udara Lede Kalumbang, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, dari Aerodrome Flight Information Service (AFIS) menjadi Aerodrome Control Tower (ADC/TWR). Perubahan ini mulai berlaku efektif pada 22 Januari 2026.
Dalam keterangan resmi, Direktur Utama AirNav Indonesia Capt. Avirianto Suratno menegaskan langkah ini sebagai komitmen perusahaan untuk memperkuat keselamatan, keamanan, dan efisiensi penerbangan nasional.
Ia menjelaskan, layanan AFIS sebelumnya hanya memberikan informasi lalu lintas udara dan kondisi bandara kepada pilot tanpa pengendalian langsung.
Dengan layanan Tower, petugas Air Traffic Controller (ATC) kini bisa mengendalikan pergerakan pesawat di darat dan udara sekitar bandara.
Baca Juga: Fakta Lengkap Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak: Kronologi, Penumpang, dan Pencarian
”Sehingga pengaturan lalu lintas penerbangan yang dilakukan oleh ATC dapat dilakukan secara lebih terstruktur, aman, dan efisien,” ungkapnya.
Avirianto menyebut ini bagian dari strategi nasional AirNav untuk meningkatkan keselamatan penerbangan di seluruh Indonesia, termasuk daerah berkembang seperti Sumba Barat Daya. Pengoperasian Tower menunjukkan kesiapan sumber daya manusia, sistem, dan fasilitas navigasi.
Bandara ini sebelumnya bernama Tambolaka, yang diubah melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 206 Tahun 2022 pada 7 November 2022.
”Dengan beroperasinya pelayanan Tower di Tambolaka, kami berharap koordinasi operasional penerbangan semakin optimal, efisiensi meningkat, dan kepercayaan pengguna jasa terhadap layanan navigasi penerbangan nasional terus tumbuh,” tambahnya.




