URBANCITY.CO.ID – PT Elnusa Tbk kembali menunjukkan tajinya dalam mendukung ketahanan energi nasional. Anak usaha Subholding Upstream Pertamina ini berhasil merampungkan proyek Survei Seismik 3D OBN Zulu North di perairan Kepulauan Seribu untuk klien Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ).
Proyek yang mencakup luasan survei permukaan sebesar 70,6 km ini diselesaikan dengan standar operational excellence. Meski menghadapi kompleksitas operasional di area padat infrastruktur migas, Elnusa mencatatkan pencapaian nihil kecelakaan kerja atau zero Lost Time Injury (LTI).
Teknologi OBN di Tengah Ladang Pipa Bawah Laut
Dalam proyek ini, Elnusa menerapkan teknologi *Ocean Bottom Nodes* (OBN). Teknologi ini menggunakan sensor penerima gelombang seismik yang diletakkan langsung di dasar laut secara presisi.
Metode ini dipilih karena efektifitasnya dalam mengambil data di area dengan infrastruktur padat, seperti platform produksi dan jaringan pipa bawah laut yang rumit.
Baca Juga: Elnusa Catat Kinerja Operasional Positif 2025, Percepat Target Produksi Migas Melalui Inovasi
Area survei Zulu North diketahui berada di sekitar sepuluh platform produksi yang letaknya berdekatan. Fahzul MH Siregar, selaku *Party Chief* Elnusa, mengakui bahwa rintangan bawah laut menjadi ujian utama tim di lapangan.
“Tantangan terbesar dari operasi ini adalah banyaknya obstacle seperti platform, pipa bawah laut, bangkai kapal, dan lainnya yang berada di area survei. Namun, melalui kerja sama tim yang solid, kami berhasil menyelesaikan operasi ini dengan aman dan Selamat,” ujar Fahzul.




