URBANCITY.CO.ID – Kesuksesan penyelenggaraan M7 World Championship Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) 2026 di Solo menjadi bukti sahih kekuatan Indonesia dalam kancah esports global.
Pemerintah kini membidik posisi sebagai pusat esports dunia dengan mengintegrasikan industri gim ke dalam pilar strategis pertumbuhan ekonomi kreatif nasional.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya terpukau pada popularitas gim, melainkan pada potensi ekosistemnya yang berkelanjutan.
Menurutnya, esports kini telah bergeser menjadi instrumen diplomasi internasional dan penggerak ekonomi yang masif.
“Kami tidak hanya melihat dari sisi perkembangan industri ini secara umum, tetapi agar bagaimana produk dan ekosistem ini dapat dikembangkan secara lebih strategis dan berkelanjutan. Selain itu, terdapat segmen penting dalam hubungan antarpemerintah (government relations),” ujar Irene Umar saat menerima perwakilan Moonton Games di Autograph Tower, Jakarta, Rabu, 4 Maret 2026.
Baca Juga: E-Sports, Sektor Kreatif yang Ciptakan Lapangan Kerja dan Dukung Ekonomi
Dampak Ekonomi Nyata di Solo
Ajang M7 yang digelar di Solo mencatatkan angka-angka impresif dalam kurun waktu hanya satu bulan. Nilai investasi yang masuk menyentuh angka hampir US$ 4 juta.
Tak hanya modal, sektor ketenagakerjaan pun terserap signifikan dengan melibatkan sekitar 2.200 orang, mulai dari tenaga keamanan hingga tim operasional teknis.
Dari sisi pariwisata, kehadiran 22 tim internasional memberikan suntikan devisa yang nyata. Setiap tim membawa rata-rata 30 personel, termasuk pemain dan kru manajemen.




