UBANCITY.CO.ID – Subsektor kuliner kerap dipandang sebelah mata sebagai urusan dapur belaka. Namun, di tangan Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf), urusan mengunyah makanan kini digeser menjadi strategi industri kreatif yang mendatangkan fulus triliunan rupiah.
Sinyal keberpihakan ini ditunjukkan langsung oleh Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya saat meresmikan pembukaan “Festival Burger Dunia” di Chillax Sudirman, Jakarta, pada Jumat (5/6).
Hajatan berbasis komunitas yang bakal bergulir hingga 7 Juni 2026 ini bukan festival biasa. Penggagasnya adalah selebritas sekaligus pelaku usaha kuliner, Aldi Taher.
Di bawah tenda-tenda festival, Riefky dan Aldi berkumpul melakoni ritual “Makan Burger Bareng” sebagai penanda dibukanya acara secara resmi.
Baca juga:Â Gandeng TRAC, Kementerian Ekraf Siapkan Layanan Transportasi untuk Konser dan Film
Bagi kementerian, ajang ini merupakan ruang inkubasi penting untuk menaikkan kelas kekayaan intelektual (Intellectual Property/IP) kuliner lokal agar siap bertarung di panggung global.
Menteri bilang, festival kuliner bukan sekadar tempat makan-makan, melainkan ruang promosi serta kolaborasi IP sebagai strategi dari ekonomi kreatif.
“Melalui ajang ini, kami di Kementerian Ekraf terus mendorong kolaborasi ini agar produk IP kuliner seperti burger bisa diberi sentuhan lokal yang unik, sehingga tetap relevan, memiliki identitas Indonesia, dan diminati generasi muda,” ujar Riefky di tengah keriuhan pengunjung urban Jakarta.
Mahkota “Raja” PDB Nasional
Langkah Kementerian Ekraf memelototi industri panganan modern ini memiliki landasan angka yang rasional.




