URBANCITY.CO.ID – PT Jasa Marga (Persero) Tbk resmi melakukan transformasi pada layanan pusat bantuan mereka. Terhitung mulai 12 Maret 2026, nomor layanan call center yang sebelumnya 14080 kini disederhanakan menjadi tiga digit, yakni 133.
Langkah strategis ini diambil untuk mempermudah aksesibilitas pengguna jalan tol, terutama dalam situasi darurat.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyatakan bahwa pemangkasan nomor ini bertujuan agar layanan menjadi lebih komunikatif dan mudah diingat oleh masyarakat luas.
“Selain itu, nomor ini lebih mudah diingat karena angkanya yang unik. Dengan nomor tiga digit, layanan menjadi lebih responsif serta memudahkan pengguna jalan dalam mengakses informasi, melaporkan kejadian darurat, maupun meminta bantuan kepada petugas di lapangan,” ujar Rivan dalam keterangan tertulisnya.
Baca Juga: Siasat Urai Macet Mudik 2026, Jasa Marga Tebar Diskon Tarif Tol 30 Persen
Urgensi Layanan di Masa Puncak
Keputusan Jasa Marga ini didasari oleh tingginya beban trafik komunikasi pada pusat layanan mereka. Sepanjang tahun 2025, call center Jasa Marga menerima rata-rata 441 panggilan harian.
Angka ini melonjak tajam pada masa libur nasional; seperti Lebaran 2025 yang mencapai 838 panggilan per hari, serta periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026 dengan rata-rata 454 panggilan per hari.
Efisiensi nomor 133 juga mempertimbangkan aspek teknis perangkat komunikasi. Letak angka 1 dan 3 yang berada di baris atas keypad ponsel dinilai mampu meminimalisasi kesalahan ketik saat pengguna berada dalam kondisi panik atau darurat.




