URBANCITY.CO.ID – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan entitas anak mencatatkan performa positif di awal tahun. Hingga Maret 2026, emiten perbankan bersandi saham BBCA ini membukukan pertumbuhan total kredit sebesar 5,6 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp994 triliun.
Capaian ini selaras dengan perolehan laba bersih yang menyentuh angka Rp14,7 triliun. Pertumbuhan ini tak lepas dari momentum musiman Ramadan dan Idulfitri yang mendongkrak konsumsi domestik.
Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk, Hendra Lembong, menyebutkan bahwa antusiasme masyarakat pada ajang BCA Expoversary 2026 turut menjadi katalisator utama kinerja perseroan.
Mengawali 2026, kinerja BCA dipengaruhi momentum Ramadan dan Idulfitri yang mendukung kinerja kredit. Tak hanya itu, BCA Expoversary 2026 yang dilaksanakan sejak Februari 2026 juga mendapatkan antusiasme tinggi dari nasabah dan masyarakat.
Baca Juga: BCA Australia Travel Fair 2026: Tiket Mulai Rp7 Juta dan Cashback Hingga Rp5 Juta
“Sejalan dengan itu, kami memperpanjang pelaksanaan BCA Expoversary hingga 30 April 2026,” ujar Hendra Lembong dalam keterangannya, Jumat, 24 April 2026.
Fokus pada Pembiayaan Hijau dan UMKM
Portofolio kredit BCA hingga akhir Maret 2026 didominasi oleh kredit produktif yang mencapai Rp760,2 triliun atau naik 7,8 persen YoY.
Menariknya, BCA semakin gencar menyasar sektor berkelanjutan berbasis prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Tercatat, penyaluran kredit ke sektor berkelanjutan tumbuh 10 persen YoY menjadi Rp258,4 triliun, setara dengan 26 persen dari total portofolio pembiayaan perusahaan.




