URBANCITY.CO.ID – Kementerian Koperasi (Kemenkop) merespons cepat berbagai kritik dan masukan masyarakat terkait penempatan serta kelaikan fasilitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Keluhan yang marak beredar di lini masa media sosial tersebut kini dijadikan basis data utama untuk mengevaluasi program strategis pemerintah tersebut.
Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono, menegaskan bahwa kementeriannya tidak antikritik. Sebaliknya, informasi yang tersebar di ranah digital maupun lewat pos pengaduan resmi dinilai sebagai bentuk kontrol sosial yang sangat berharga demi menyempurnakan jalannya program KDKMP di lapangan.
“Kami sangat mengapresiasi setiap postingan, laporan, dan masukan dari masyarakat. Ini adalah bentuk perhatian besar yang sangat kami hargai dan menjadi bahan penting untuk perbaikan KDKMP ke depan,” kata Ferry Juliantono dalam keterangan resminya, Selasa (19/5/2026).
Baca Juga: Menkop Ferry Bangun “Super Tim” Lintas Kementerian Perkuat Koperasi Desa Merah Putih
Gandeng Agrinas, Kemenkop Siap Evaluasi Total
Ferry mengajak publik untuk terus mengawal dan mencermati eksekusi program KDKMP, khususnya yang menyangkut aspek kelayakan lokasi, kondisi fisik bangunan, hingga model tata kelola operasinya.
Langkah ini krusial agar sinergi yang dibangun antara kementerian, lembaga, Agrinas, pengurus koperasi, dan masyarakat dapat berjalan di koridor yang tepat.
“Bantuan informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti. Kemenkop segera melakukan koreksi secara menyeluruh terhadap berbagai hal yang perlu diperbaiki,” tegas Ferry.




