Dirut Pertamina Drilling Avep Disasmita saat memaparkan teknologi sumur terintegrasi. (Foto: Urbancity/Pool/Dok. Pertamina Drilling)
URBANCITY.CO.ID – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) memamerkan siasat baru untuk mendongkrak efisiensi operasi hulu migas nasional.
Anak usaha PT Pertamina (Persero) ini resmi memperkenalkan konsep manajemen sumur terpadu satu pintu dari hulu hingga hilir (End-to-End Integration in Well Construction and Intervention for Performance Optimization).
Strategi pemotongan biaya operasional dan risiko teknis ini dibedah secara gamblang dalam ajang Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026 yang digelar di ICE BSD, Tangerang.
Melalui model ini, perseroan melepas status lama yang sekadar menjadi penyedia sewa menara bor (rig provider).
Baca Juga: Sasar Pasar Global, Pertamina Drilling Unjuk Gigi Teknologi Rig Lepas Pantai
“Pertamina Drilling tidak hanya menyediakan rig, tetapi menghadirkan solusi terintegrasi mulai dari well construction hingga well intervention untuk mendukung optimalisasi performa operasi migas nasional,” tegas Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, Kamis (21/5/2026).
Satu Ekosistem: Satukan Semen Hingga Rekayasa Lumpur
Avep memaparkan bahwa tantangan yang dihadapi para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) saat ini semakin kompleks, terutama dalam menekan ongkos produksi per barel minyak.
Solusi integrasi menyeluruh ini dirancang untuk memotong birokrasi koordinasi antarlini yang selama ini kerap memicu keterlambatan waktu pengeboran (non-productive time).




