Cetak biru layanan terintegrasi ini menyatukan berbagai fungsi krusial ke dalam satu ekosistem kerja yang saling terhubung.
Baca Juga: Pertamina Drilling Gandeng Gen Z Sulap Limbah Makanan Rig Jadi Cairan Anti Karat
Paket layanan tersebut mencakup perencanaan desain sumur, jasa pengeboran (drilling services), proses penyemenan dinding sumur (cementing), rekayasa lumpur bor (mud engineering), hingga perawatan dan intervensi sumur.
Dengan menyatukan rantai pasok jasa hulu ini, proses pengambilan keputusan di lapangan saat terjadi kendala teknis dapat dieksekusi secara lebih cepat, presisi, dan aman.
Kejar Standardisasi Global demi Amankan Pasokan Energi
Transformasi industri energi global memaksa pelaku usaha jasa pengeboran untuk meninggalkan metode konvensional.
Di hadapan para pelaku industri migas multinasional, manajemen Pertamina Drilling menegaskan bahwa penguatan teknologi canggih dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) menjadi modal utama untuk menembus pasar internasional.
Baca Juga: Strategi Pertamina Drilling di 2026: Capai Target Operasional Lewat Budaya Kerja Aman
Dalam pemaparannya, Avep didampingi oleh dua motor penggerak komersial korporasi, yakni VP Marketing & Commercial, Firmansyah Arifin, serta VP Non Rig Services Operation, R. Ryan Aditya Surya Wijaya.
Sinergi teknologi hulu ini diharapkan tidak hanya memperkuat posisi tawar perusahaan di level global, melainkan juga menjadi katalisator utama bagi percepatan target produksi migas nasional guna menjaga ketahanan energi dalam negeri secara berkelanjutan. (*)





