URBANCITY.CO.ID – Bedah Rumah. Harapan baru berembus di kawasan pesisir RT 2 RW 1, Kelurahan Poasia, Kecamatan Abeli, Kota Kendari.
Di bawah bayang-bayang kemegahan Jembatan Teluk Kendari yang menjadi ikon kota, sejumlah warga yang selama ini tinggal di hunian memprihatinkan kini bisa bernapas lega.
Rumah-rumah kayu yang mulai rapuh di sana akan segera disulap menjadi bangunan permanen yang layak huni.
Kepastian ini datang setelah Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, turun langsung meninjau calon penerima manfaat Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada Jumat (29/5/2026).
Dalam blusukan ini, Menteri Ara didampingi oleh Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae, Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Safei, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, serta Wali Kota Kendari Siska Karina Imran.
Baca Juga: Menteri PKP Maruarar Sirait Bakal Wajibkan Program Satu Rumah Satu Pohon
Salah satu hunian yang disambangi adalah rumah milik Ibrahim dan istrinya, Ibu Nanang. Dinding papan rumah mereka sudah lapuk dimakan usia.
Selama empat tahun terakhir, Ibrahim tidak lagi bisa mencari nafkah akibat mengidap penyakit diabetes, memaksa Ibu Nanang menjadi tulang punggung keluarga dengan berjualan minuman saset demi menyambung hidup.
Ibu Nanang tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan syukurnya saat mengetahui rumahnya masuk dalam daftar bedah rumah tahun ini.
“Alhamdulillah bisa dapat bantuan dari pemerintah, yang sebelumnya papan menjadi permanen,” ujar Ibu Nanang dengan mata berkaca-kaca.




