URBANCITY.CO.ID – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) resmi membuka pendaftaran Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) Tahun 2026.
Ajang ini memberikan apresiasi tertinggi bagi para pelaku industri yang berinovasi memajukan ekosistem halal nasional agar mampu bersaing di pasar global.
Pemerintah menargetkan Indonesia menjadi pusat industri halal dunia seiring dengan pertumbuhan permintaan produk halal yang terus melonjak baik di dalam maupun luar negeri.
Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, mendorong pelaku usaha untuk segera mendaftarkan diri dalam ajang bergengsi ini.
IHYA 2026 tidak hanya menjadi wadah penghargaan, tetapi juga pembuktian kualitas produk lokal di kancah internasional.
Baca juga: Bidik Pasar Global, Wamendag Roro Esti Pacu Ekspor Produk Halal Indonesia
Pemerintah optimistis sektor industri halal mampu menjadi motor penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi nasional di masa depan.
Inovasi Kategori dan Sinergi Akademisi
Panitia penyelenggara menghadirkan dua kategori baru tahun ini, yakni Institusi Pendidikan Tinggi Pendukung Industri Halal Terbaik serta Lembaga Pengelola Sentra IKM Pendukung Industri Halal Terbaik.
Langkah ini memperkuat kolaborasi triple helix antara pemerintah, dunia pendidikan, dan pelaku industri kecil guna memperkokoh fondasi rantai pasok halal.
Sinergi lintas sektor ini diharapkan menciptakan ekosistem industri yang lebih inklusif dan berdaya saing.
“Kami berharap semakin banyak pelaku industri yang berpartisipasi dalam IHYA 2026,” ujar Wamenperin Faisol Riza di Jakarta, Jumat (19/6).




