URBANCITY.CO.ID – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) kembali menegaskan komitmennya terhadap praktik industri yang ramah lingkungan.
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, perusahaan menggelar Sustainability Talk di Kantor Pusat Pertamina Drilling, Jakarta, Kamis (18/6).
Mengusung tema “From Rig To Roots, Drilling Deep Growing Green, Saatnya Bekerja Untuk Iklim, Inspired by Nature, for Climate for Our Future”, kegiatan ini menjadi wadah diskusi bagi manajemen dan seluruh pekerja mengenai pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dalam sektor pengeboran minyak dan gas bumi.
Hadir sebagai narasumber, Pengendali Dampak Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dermawan Sembiring, serta Sustainability Environment Consultant Specialist LindungiHutan, Aditya Hilyasa Kuntara.
Baca Juga:Â Pertamina Pasang PLTS di Kapal Patra 2303, Pangkas 79 Ton Emisi Karbon Setiap Tahun
Keduanya memaparkan urgensi kepatuhan regulasi serta pengelolaan dampak ekologis dalam setiap tahapan operasional.
Menjadikan Green Drilling Sebagai Jantung Operasional
Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, mengungkapkan bahwa industri pengeboran memiliki tanggung jawab besar terhadap lingkungan. Menurutnya, kesadaran akan jejak ekologis harus tertanam kuat di setiap lini kerja.
“Setiap rig yang beroperasi meninggalkan jejak di tanah, di air, dan di udara. Karena itu, kami bertanggung jawab atas jejak tersebut.”
Baca Juga:Â Sapu Bersih Praktik Lancung, Bos Pertamina Drilling Pasang Jerat Anti-Fraud di KPI




